Hingga Triwulan III 2022, DBH Migas Bojonegoro Capai Rp 1,3 Triliun

user
Nugroho 14 September 2022, 21:30 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Transfer dana bagi hasil (DBH) migas di triwulan ketiga yang diterima Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebesar Rp 578 miliar, sehingga total penerimaan DBH migas Rp 1,3 triliun. Namun, lantaran terdapat kurang bayar DBH migas Bojonegoro hanya Rp 983 miliar.

Kabid Perimbangan dan PAD lainnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Achmad Suryadi mengatakan, tranfer DBH migas jauh melampaui target.

"Saat ini Bojonegoro sudah menerima tranfer DBH migas triwulan tiga. Dan di akhir tahun akan menerima transfer lagi, yakni triwulan empat," katanya, Rabu (14/9/2022).

Dia mengatakan, target penerimaan DBH migas sebesar Rp 1,2 triliun di APBD induk. Pertengahan Agustus lalu pemkab telah menerima dana transfer DBH migas triwulan ketiga sebesar Rp 578 miliar.

Sehingga, lanjut dia, total keseluruhan transfer yang diterima Bojonegoro mencapai Rp 1,3 triliun. Rinciannya untuk triwulan pertama sebesar Rp 307 miliar, dan triwulan kedua Rp 722 miliar.

"Penerimaan DBH migas jauh melampaui target yang ditentukan. Dari target 80 persen penerimaan transfer kini telah 108,71 persen," kata Suryadi.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, Bojonegoro sudah menerima tranfer dari pusat triwulan ketiga sebesar Rp 578 miliar. Tranfer DBH migas itu diterima Pemkab Bojonegoro di Agustus lalu.

Namun, meski jauh melampaui target, lantaran ada kurang bayar DBH migas totalnya mencapai Rp 983 miliar. Rencananya, kurang bayar itu akan dibayarkan dua tahap.

"Untuk tahun 2022 akan dibayarkan Rp 600 miliar dan tahun depan akan dibayarkan Rp 383 miliar," kata Lasuri.(jk)

Credits

Bagikan