24 Bidang Tanah Jalur Pipa Pertamina Sukowati Dalam Proses Perpanjangan

user
Sasongko 23 September 2022, 22:18 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sebanyak 24 bidang tanah yang dilalui jalur pipa minyak milik Pertamina EP (Eksplorasi dan Produksi) Sukowati Field, di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sedang dalam proses perpanjangan kompensasi.

Hal itu tertuang dalam Surat Balasan Pertamina EP Zona 11, Regional 4, Sukowati Field, menanggapi Surat Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo perihal realisasi kegiatan akibat dampak eksploitasi minyak dan gas bumi (migas).

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno mengatakan, pihak Pemdes telah berkirim surat kepada Manajemen Pertamina EP Sukowati Field, yang mana dalam pokok surat tertuang tiga hal. Yaitu mengenai pelaksanaan CSR (Corporate Social Responsibility) tahun 2022 dan pembebasan jalur pipa.

"Serta lahan penyangga atau bufferzone kegiatan pengeboran di lapangan migas Sukowati," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (23/09/2022).

Berkaitan jalur pipa minyak, Kades ring satu ladang minyak Sukowati ini meminta kejelasan atas status tanah warga yang dilewati pipa minyak milik perusahaan plat merah itu. Yakni berupa pembebasan tanah.

Berdasar data yang ada di Pemdes Campurejo, ada 16 nama yang tanahnya terdaftar dalam jalur pipa migas. Diantara 2 lahan yang terdaftar, tercantum sebagai Tanah Kas Desa (TKD). Dimana dilalui oleh pipa flowline 10 inci dan pipa 16 inci.

"Kami berharap, pihak Pertamina EP Sukowati Field memberikan keputusan yang terbaik untuk Desa Campurejo," ujar Edi.

Terpisah, Public Relation Staff, Pertamina EP Sukowati Field, Regional 4, Eko Yudha Prawira membenarkan, bahwa pihaknya telah membalas surat sebagaimana dalam pokok surat yang dikirim oleh Pemdes Campurejo. Dalam balasan, surat itu ditandatangi oleh Manager Sukowati Field, Totok Parafianto.

Terkait jalur pipa Sukowati Field yang berada di atas 24 bidang tanah yang berada di Desa Campurejo, Kabupaten Bojonegoro, dengan total luas sekira 11.364 meter persegi, disampaikan bahwa saat ini pihak Pertamina Sukowati sedang dalam proses perpanjangan kompensasi masa tunggu untuk periode tahun 2022 hingga 2024.

"Atau untuk jangka waktu selama dua tahun sejak berakhirnya masa kompensasi," terang pria yang akrab disapa Yudha ini.

Sementara, terkait tanah di luar pagar lapangan pengeboran Sukowati, disebutkan bahwa sampai saat ini belum ada rencana pengembangan lebih lanjut di area dimaksud.

"Jadi intinya perihal lahan itu ranahnya sebetulnya di Regional 4, kami pun sampai saat ini masih menunggu realisasi dan info dari rekan rekan disana," pungkasnya.(fin)

Credits

Bagikan