PGN Area Bojonegoro dan HK Tangani Kebocoran Gas di Jalan Pemuda

user
Nugroho 04 November 2022, 09:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Bojonegoro bersama pelaksana pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi PT Hutama Karya (HK), menangani kebocoran gas yang terjadi di Jalan Pemuda, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (05/11/2022) malam.

Area Head PGN Bojonegoro, Muhammad Arif mengatakan, titik kebocoran gas di Jalan Pemuda disinyalir merupakan salah satu dari sekian kejadian terdampak pembangunan drainase dan trotoar.

"Pipa PE 20 ini sobek terkena cangkul di titik tanam lubang pohon. Malam ini tim kami sedang melaksanakan perbaikan," kata pria yang karib disapa Arif ini kepada SuaraBanyuurip.com.

Meskipun terdapat robekan yang berakibat kebocoran gas, lanjut Arif, namun pihaknya tidak perlu menutup valve dari MRS (Metering Regulator Sector). Karena cukup dengan menggunakan teknik squih area. Yaitu dengan melakukan penjepitan pada pipa yang mengalami kerusakan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sekaligus berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan informasi kebocoran kepada kami," ujarnya.

PGN Area Head Bojonegoro, Muhammad Arif (tengah), Humas HK Anan Dwi Sutrisno (kiri), dan Operating and Maintenance PGN Bojonegoro, Edy Sulistiono (kanan) saat datang langsung ke lokasi kebocoran gas.
© 2022 suarabanyuurip.com/Arifin Jauhari

Sebagai deteksi dini dan antisipasi kebocoran, pria asal Surabaya ini mengaku telah menerjunkan tim survey dibekali detektor kebocoran protabel yang disebut Laser Mini Methan. Tim survey akan melakukan patroli setiap hari.

"Selain itu, masyarakat bisa berpartisipasi respon kebocoran dengan menghubungi kami di Call Center 135," tandasnya.

Sementara itu, Humas PT HK, Anan Dwi Sutrisno menyatakan telah memasang rambu-rambu peringatan adanya jaringan pipa gas bumi. Meskipun bahan pipa terbuat dari Polyethylene (PE) yang bersifat elastis nan kuat, namun tetap diperlukan kehati-hatian saat melakukan aktifitas penggalian di sekitar jalur pipa. Sebab pipa bisa robek terkena cangkul.

"Pipa PE 180 ditanam di kedalaman 1,1 meter dalam tanah. PE 63 tertanam sedalam 80 centimeter. Nah kalau yang sobek ini pipa PE 20 untuk distribusi ke sambungan rumah tertanam sekira 40 centimeter. Jadi kami imbau kepada kontaktor pembangunan dan pada pekerja agar memperhatikan penanda jalur pipa gas. Agar tidak ada kebocoran lagi," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan