Sektor Energi Indonesia Menarik Bagi Investor, 5 Kerja Sama Bisnis Diteken

user
Nugroho 15 November 2022, 20:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Sedikitnya lima kerja sama (memorandum of understanding/MoU) bisnis bidang energi ditandadatangani antara perusahaan Indonesia dengan investor multinasional. Penandatanganan MoU ini membuktikan jika Indonesia masih menjadi pangsa pasar yang menarik bagi investor, khususnya di sektor energi.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan, penandatanganan MoU ini adalah momen penting karena hal tersebut menunjukkan kemauan untuk mewujudkan investasi di RI.

"Ini menunjukkan jika RI adalah negara yang masih menarik bagi para investor," tegas Arifin side event forum B20 Summit, Signing Agreement B20 Task Force, Sustainability & Climate Business Action di Nusa Dua, Bali.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi sumber daya energi dan sumber daya alam yang sangat melimpah dan beragam, namun masih belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Ini disebabkan terbatasnya akses teknologi dan finansial untuk mengelolanya," tegas Arifin dikutip dari laman Ditjen Migas.

Selain itu, lajut dia, dengan menetapkan target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060, akan membuat Indonesia semakin membutuhkan investasi yang sangat besar. Bahkan, RI telah membuat roadmap secara bertahap hingga tahun 2060 untuk mencapai target NZE tersebut.

Untuk lebih menggairahkan iklim investasi Indonesia, tambah Arifin, Pemerintah Indonesia telah melakukan reformasi dari segi regulasi untuk mewujudkan ekosistem investasi yang lebih kondusif, seperti melakukan penyederhanaan perizinan dan persyaratan investasi.

"Investasi yang masuk akan memberikan dampak terciptanya lahan pekerjaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan perkembangan teknologi," tandasnya.(suko)

Berikut lima kerja sama bisnis bidang energi yang ditandangani :

1. MoU Development of a Clean Amonia and Hydrogen Value Chain, antara PT. Pertamina (Persero) dengan Saudi Aramco

2. Definitive Cooperation Agreement: Pomalaa High Pressure Acid Leach (HPAL) Project antara PT. Vale Indonesia dengan Zhejiang Huanyo Cobalt Ltd

3. MoU Acceleration of Clean Energy Related Projects antara PT. Pertamina (Persero) dengan Japan Bank for International Cooperation

4. MoU Gas, LNG and Company Capacity Building antara PT. Pertamina Gas Negara dengan Botas

5. MoU Accelerating of Battery Energy Storage System (BESS) Application on Transportation Modes antara Indonesia Battery Corporation dengan Contemporary Amprex Technology Co.

Kredit

Bagikan