Berikut Ini Capaian Kinerja BPH Migas Sepanjang 2022

user
Nugroho 31 Desember 2022, 11:48 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Badan Pengatur Hilir Migas (BPH) migas mencatat penyaluran dan pendistribusian jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP) mencapai hampir 100 persen hingga 28 Desember 2022.

Untuk JBT jenis Minyak Solar telah tersalurkan sebesar 17,47 juta kl dari dari total kuota 17,83 juta kl atau (97,98% ), minyak tanah sebesar 0,485 juta kl dari kuota 0,485 juta kl atau (100%), serta JBKP Pertalite sebesar 29,23 juta kl dari kuota 29,91 juta kl atau (97,73%).

"Berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan, terdapat koreksi terhadap volume penyaluran JBT minyak solar. Sampai dengan bulan November 2022 telah dilakukan koreksi sebesar 20.086,467 kl atau kurang lebih setara dengan Rp200M," kata Kepala BPH Migas Erika Retnowati.

Erika juga memberberkan capaian kinerja positif tahun 2022. Yakni peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pembangunan penyalur BBM 1 harga, penetapan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa, serta untuk mendukung penyediaan energi bersih yang terjangkau melalui penetapan harga gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil.

"Pada tahun ini telah terbangun 92 penyalur BBM 1 Harga, sehingga secara agregat telah terbangun sebanyak 423 penyalur BBM 1 Harga, sedangkan dalam penyediaan dan pendistribusian BBM," ujarnya.

Pada bidang gas bumi, lanjut Erika, BPH Migas telah menetapkan 4 penetapan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa dari 2 target yang telah ditetapkan. Yaitu penetapan tarif untuk PT Transportasi Gas Indonesia ruas transmisi Grissik - Duri, PT Pertamina Gas HGBT ruas Gresik - Semarang, Looping Gresik - PKG, Gresik - PLN Gresik, PT Triguna Internusa Pratama ruas Tambun Tegalgede dan PT Perta Daya Gas ruas Lapangan Arar - PLTMG Sorong.

Pada Tahun 2022 juga ditetapkan harga gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil untuk 20 kab/kota dan 1 provinsi dari target 17 kab/kota. Selain itu, dalam pembangunan infrastruktur gas bumi melalui pipa, saat ini telah mencapai 21.413,94 km (dari target 19.300 km) dengan rincian panjang pipa transmisi 5.299,36 km, panjang pipa distribusi 6.157,82 km dan panjang pipa jargas 9.956,76 km.

Sementara untuk PNBP BPH Migas tahun 2022 ini melampaui target yakni mencapai Rp1.309,11 miliar dari target Rp1.018M atau
(128,55%), dengan realisasi anggaran sebesar Rp246,90M (96,39%) dari pagu anggaran Rp256,14M.

"Ini akan menjadi capaian realisasi anggaran tertinggi. Peningkatan realisasi anggaran ini juga dibarengi dengan peningkatan kinerja pengelolaan anggaran dan akuntabilitas kinerja instansi," papar Erika dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai informasi, Kementerian ESDM membentuk Tim Posko Nasional Sektor Energi yang dituangkan dalam Kepmen ESDM Nomor 897.K.HK.02/SJN.R/2022 tanggal 13 Desember 2022. Posko Nasional tersebut dipusatkan di BPH Migas dengan Kepala BPH Migas sebagai Ketua.

Posko dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2022 sampai dengan 4 Januari 2023 yang melibatkan unit KESDM dan badan usaha sektor migas, kelistrikan dan geologi. Sejak pelaksanaannya sampai dengan saat ini kondisi penyaluran energi di sektor BBM, gas bumi, LPG, dan kelistrikan berada pada kondisi aman.(suko)

Kredit

Bagikan