PHR Temukan Cadangan Minyak Ribuan Barel

user
Sasongko 21 Januari 2023, 01:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Pekanbaru - Di awal tahun 2023, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memulai kegiatan pengeboran dengan hasil sangat memuaskan. Dengan target 592 sumur di tahun ini, PHR terus berupaya meningkatkan optimalisasi produksi minyak di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

PHR dalam dua minggu pertama ini berhasil menemukan potensi kandungan minyak dan memproduksi ribuan barel cadangan minyak baru di WK Rokan. Sebanyak empat sumur andalan yang tengah menjadi perhatian karena memiliki cadangan minyak cukup besar

Keempat sumur itu di Lapangan Minas, Petani, Benar, dan Bekasap yang menghasilkan antara 1.000 sampai dengan 1.400 barel per hari (Bph). Sumur-sumur ini otomatis menjadi prioritas dalam kegiatan pengeboran. Karena berada di atas rata-rata target awal ratusan barel per sumur.

Keempat sumur yang menjadi 'primadona' di awal tahun ini berada di sekitar lapangan yang telah ada sebelumnya (existing). Namun berkat kejelian dan survei yang agresif, PHR berhasil menemukan potensi minyak pada lapisan-lapisan yang sebelumnya belum teridentifikasi.

Dengan pola kerja masif dan agresif, PHR memberikan keleluasaan untuk menerapkan metode-metode ‘out of the box’ untuk memperoleh hasil terbaik dari setiap lapangan.

"Keberhasilan PHR di awal tahun ini tidak terlepas dari penerapan teknologi serta kejelian dan kreativitas para engineer PHR dalam mengamati potensi cadangan minyak di Wilayah Kerja Rokan," kata Dirut PHR, Jaffee A Suardin dilansir dari siaran persnya.

Dijelaskan, Lapangan Minas menemukan cadangan baru menggunakan teknik pengeboran dalam (deep GGRP review) dengan menargetkan area yang belum ditembus oleh sumur eksisting di sekitarnya. Kemudian di Lapangan Petani, dengan mempelajari target reservoir lebih dalam di lapisan sand pematang yang belum tereksploitasi dengan masif sebelumnya.

Tak hanya mempercepat pengeboran pada lapangan-lapangan besar, PHR juga mengevaluasi kembali data-data seismik dan sumur-sumur di lapangan-lapangan kecil yang sebelumnya pernah ditinggalkan. Namun masih memiliki potensi minyak yang besar.

Capaian di awal tahun ini tidak terlepas dari kolaborasi dan dukungan segenap stakeholder yang tidak membatasi PHR dalam melakukan upaya-upaya untuk terus meningkatkan produksi melalui program-program eksplorasi dan eksploitasi yang masif dan agresif.

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan dukungan dalam memperoleh berbagai perizinan seperti IPPKH, AMDAL dan lainnya yang membantu PHR dalam mempermudah kegiatan pengeboran,” ujarnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, menyambut baik temuan cadangan minyak ini. Melalui penemuan-penemuan baru semacam ini, PHR akan sangat menunjang upaya Pemerintah dalam pencapaian 1 juta barel per hari di tahun 2030 mendatang.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berharap, PHR dapat terus konsisten dan berupaya mengeksplorasi potensi-potensi yang ada di WK Rokan dengan semaksimal mungkin.

“Tentu kami terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Provinsi Riau, khususnya Pertamina Hulu Rokan untuk terus masif dan agresif dalam upaya penambahan produksi dari WK Rokan dengan tetap mengutamakan aspek HSSE,” tandasnya.(sam)

Kredit

Bagikan