Binaragawan Asal Bojonegoro Ikuti Kejuaraan Dunia di Thailand

user
Sasongko 05 Desember 2022, 20:24 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Ternyata tak sedikit atlet asal Bojonegoro memiliki kemampuan baik. Salah satunya Slamet Hariyanto, atlet binaragawan asal Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, misalnya.

Pria yang akrab disapa Anto ini bakal berlaga dalam kejuaraan binaraga tingkat dunia di Phuket, Kerajaan Thailand, mulai tanggal 6 sampai 12 Desember 2022. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Thailand Bodybuilding and Physique Sports Association di kelas Men's Sports Physique up to 175 cm.

Kejuaraan tingkat dunia ini bernaung di bawah World Bodybuilding & Physique Sports Federation (WBPF). Dimana Indonesia menjadi salah satu dari 65 negara anggota. Sehingga mengirim 4 atletnya.

"Atlet di kejuaraan WBPF ke 13 ini menggunakan nutrisi alami. Tidak ada yang menggunakan steroid," ungkap Anto yang punya nama panggilan atlet "Ryan" ini kepada SuaraBanyuurip.com.

Dijelaskan, sejumlah persiapan telah dilakukan, yaitu fokus melatih otot tiga kali tiap hari dengan durasi maksimal satu jam dan mengatur asupan nutrisi alami. Dalam membentuk kualitas dan definisi otot, daging merah dan dada ayam tanpa kulit adalah menu harian baginya. Ditambah sayur dan buah, serta susu sebagai suplemen, total 3.500 kalori harus tercukupi.

"Soal menu sudah kebiasaan sejak lama. Karena lebih dari 100 even kejuaraan telah saya ikuti sejak lama. Hanya program latihan yang harus putar otak ekstra. Karena harus pandai membagi waktu untuk bisa berlatih di sela-sela kesibukan sebagai abdi negara," ujar pria yang berdinas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro.

Putra dari pasangan Mujiono dan Sukesi 30 September 1982 ini mengaku, telah jatuh cinta dengan aktifitas olahraga sejak masih di bangku Sekolah Dasar (SD). Saat itu dia adalah atlet andalan untuk olahraga atletik yang selalu mewakili sekolah hingga bangku SMA. Tak hanya itu, kedisiplinan pun dia dapat dari ayahnya yang penyuka sepakbola.

Pada kurun 1997, saat masih pelajar SMA, berlatih fitness mulai ditekuni. Karena baginya tak cukup bermodal beladiri tinju tapi berbadan kecil. Anto berpikir ketika itu, seandainya bisa berbadan besar, pastilah ia lebih mampu menang saat berkelahi membela teman-temannya.

"Sebetulnya saya tidak suka berkelahi. Hanya tidak suka melihat ada orang lemah ditindas," sergahnya.

Latihan angkat beban, akhirnya menjadi rutinitas pria dua putra ini. Perkembangan bentuk tubuh dan massa otot membuatnya terpilih menjadi pelatih fitness tahun 2004. Setahun kemudian usai lolos tes dan diterima sebagai anggota Satpol PP, olahraga angkat beban tetap dipertahankan.

Semakin lama, cabang olahraga binaraga yang menginduk pada Persatuan Binaraga  Fitness Indonesia (PBFI) makin dikenal masyarakat. Kompetisi pun semakin sering diadakan. Hingga kini tak kurang dari 100 kejuaraan telah dilakoninya selalu menyabet posisi di tiga besar.

Satu even yang paling bergengsi bagi putra daerah penghasil minyak dan gas bumi (Migas) ini yakni, ketika menjadi juara tingkat Asia Tenggara di Jakarta tahun 2013.

Tentu tak berhenti di situ. Sejumlah merek dagang susu suplemen ternama asal Amerika pun memasangnya sebagai aktor iklan. Ujungnya, 34 provinsi di Indonesia sudah pernah dia kunjungi karena menjalin program sponsporship sebagai narasumber.

"Nah, untuk kejuaraan di Thailand 2022 ini, pengurus targetkan saya mendapat medali emas. Kalau lolos, akan masuk seleksi calon atlet Sea Games di Bogor. Mohon doanya ya," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan