Kuliah Umum SKK Migas, Mahasiswa dan Akademisi Dikenalkan Kegiatan Usaha Hulu Migas

user
Sasongko 27 September 2022, 16:15 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Denpasar - Dalam rangka melaksanakan fungsinya sebagai Penyelenggara Pengelola Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Kontrakor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Wilayah Jabanusa melaksanakan kegiatan Kuliah Umum yang bertemakan "Peran Industri Hulu Migas Terhadap Ketahanan Energi Nasional" pada hari Senin, 26 September 2022.

Hadir dalam acara yang bertempat di Aula Gedung BH Fakultas Ekomoni dan Bisnis Universitas Udayana (UNUD), Wakil Rektor IV Universitas Udayana Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., SKK Migas Perwakilan Jabanusa, KKKS Kangean Energy Indonesia (KEI), KKKS Husky Cnooc Madura Limited (HCML), KKKS Medco Energi, KKKS Pertamina EP Field Cepu Region 4 Zona 11, KKKS Pertamina EP Cepu – JTB dan British Petroleum (PEPC BP).

Kepala Departemen Humas SKK Migas Jabanusa, Indra Zulkarnain mengaku, berterima kasih kepada Wakil Rektor UNUD dan jajaran civitas akademika UNUD atas kesempatan yang diberikan kepada SKK Migas Perwakilan Jabanusa untuk melaksanakan Kuliah Umum ini.

“Kuliah umum ini terselenggara sebagai salah satu program kerja SKK Migas dengan dunia pendidikan. Tujuannya untuk memaksimalkan pemahaman mengenai hulu migas khususnya di Bali. Kami juga ingin menumbuhkan semangat mahasiswa mengenai pengetahuan dan kegiatan hulu migas. Kami berterima kasih kepada pihak UNUD yang telah memberikan dukungan dan antusias tinggi terhadap kegiatan ini,” kata Indra dalam surat elektronik yang diterima SuaraBanyuurip.com, Selasa (27/09/2022).

Para mahasiswa antusias mengikuti kuliah umum yang diselenggarakan SKK Migas dan KKKS dengan mengenalkan kegiatan usaha hulu migas.
© 2022 suarabanyuurip.com/IST/Sami'an Sasongko

Rektor UNUD yang diwakili oleh Wakil Rektor Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., menyambut baik kegiatan kuliah umum dan berharap SKK Migas serta perusahaan-perusahaan migas bisa berkontribusi untuk civitas akademi UNUD dan ke depan bisa ada kerjasama antara industri hulu migas dengan pihak UNUD.

“Kita harus bersyukur bahwa kita kedatangan SKK Migas yang tujuannya memberikan informasi tentang apa itu industri hulu migas, bagaimana memproduksi migas dari hulunya. Kami juga butuh tenaga ahli dari perusahaan-perusahaan migas datang ke UNUD untuk menjadi pengajar ahli,” ujarnya.

Terdapat lima narasumber yang menyampaikan bagaimana industri migas berjalan dan menjadi bagian dari upaya menciptakan Ketahanan Energi Nasional yang menyokong pembangunan. Salah satu dari lima pemateri yang hadir adalah Dimas A.R. Pear (Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas) yang memaparkan peran kegiatan hulu migas dalam pemenuhan kebutuhan energi Indonesia kepada kurang lebih 140 mahasiswa UNUD. Menurut Dimas, publik jarang mengetahui seluk beluk industri hulu migas.

“Meskipun produk olahan yang bersumber dari migas hasil dari industri hulu migas banyak dinikmati oleh masyarakat, misalnya bahan bakar minyak (BBM) ataupun gas dan listrik, namun tak banyak yang memahami seluk beluk industri hulu migas ini,” ujarnya.

Selain itu, Dimas juga menyampaikan tentang event terbesar SKK Migas yaitu 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 (IOG Convention). IOG convention adalah kegiatan konvensi berskala internasional yang diselenggarakan oleh SKK Migas dengan mengusung tema “Boosting Investment and Adapting Energy Transition Through Stronger Collaborations ”. Kegiatan ini didukung KKKS dan para pemangku kepentingan yang diselenggarakan pada 23-25 November 2022 di Bali.

Manager PGA KKKS KEI, Hanip Suprapto menjelaskan, tentang Profile & Sumbangsih KKKS KEI untuk Negara dan Masyarakat sekitar wilayah operasi. Ali Aliyudin, Relations Specialist HCML, menjelaskan tentang overview Blok Madura Strait dan rencana program pemberdayaan masyarakat (PPM) kedepan.

Andes Leo Purnomo, Assistant Manager Cepu Petroleum Engineering PT Pertamina EP Field Cepu Zona 11 menjelaskan tentang Upstream Business & Field Cepu Overview; dan bauran energi sampai dengan tahun 2050. Sementara Edy Purnomo, Manager JTB Site Office & PGA menjelaskan tentang Overview PT Pertamina EP Cepu & Kontribusi Blok Cepu untuk wilayah sekitar operasi.

Sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, industri, dan akademisi dapat menciptakan kecocokan inovasi dan nilai kreasi, yaitu kolaborasi dan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah mendorong terus adanya riset terbaru, saran-saran berbasis analisis ilmiah, serta disiplin ilmu yang mendasari setiap kebijakan. Sedangkan kolaborasi dan sinergi antara dunia akademik dan industri berperan dalam perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang.(sam)

Kredit

Bagikan