Isak Tangis Keluarga Iringi Keberangkatan CJH di Pendopo Malowopati Bojonegoro

user
nugroho 04 Juni 2022, 16:34 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pengantar calon jemaah haji (CJH) memadati depan halaman Pendopo Malowopati, Sabtu (4/6/0222). Isak tangis kerabat dan tetangga CJH pecah saat ikut mengantarkan hingga halaman Pendopo Malowopati.

Tangisan pengantar pecah saat melihat CJH keluar dari Pendopo Malowopati untuk berangkat ke Asmara Haji Sukolilo di Surabaya. Pengantar hanya bisa melambaikan tangan saat para CJH akan naik armada bus.

Tradisi kerabat mengantar CJH masih dilakukan oleh warga yang berangkat ke Tanah Suci setiap masa keberangkatan haji. Berharap keluarga yang berangkat ke Tanah Suci selamat saat perjalanan maupun kembali ke kampung halaman.

Salah satu rombongan pengantar CJH asal Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Imroatun Sholikhah, mengaku sangat terharu dan sedih melihat Abah Kyainya berangkat ke Tanah Suci.

"Senang terharu, tapi ya sedih juga seperti mau ditinggalkan jauh. Tapi, seneng ngerti Abah Kyai berangkat tadi," katanya kepada suarabanyuurip.com.

Dia mengatakan, berangkat bersama rombongan atau iring-iringan sekitar pukul 08.45 pagi. Ada dua rombongan dua bus dan 17 kendaraan pengiring terdiri dari 3 elf serta 14 mobil pribadi.

"Kami mengantar Pak Kyai Imam Mukholid Khoironi Pengasuh Ponpes Asy-Syukuriyah Payaman Ngraho Bojonegoro," kata Ismi sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, Pak Kyai harusnya berangkat pada 2019. Namun, karena ada pandemi corona, keberangkatan akhirnya ditunda sampai 2 tahun dan alhamdulillah tahun ini diberi kesempatan berangkat.

"Dan semoga Pak Kyai sehat wal afiat dan jadi haji yang mabrur. Juga, selamat sampai tujuan dan juga kembali kerumah," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan