Ratusan CJH Bojonegoro Gagal Berangkat Haji

user
nugroho 28 Mei 2022, 19:53 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sekitar 600 hingga 700 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, gagal berangkat ke Tanah Suci. Pasalnya Pemerintah Arab Saudi membatasi usia CJH yang bisa berangkat harus berusia di bawah 65 tahun.

Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bojonegoro, Yasmani mengatakan, sebanyak 718 CJH di Bojonegoro telah melaksanakan persiapan berangkat haji. Termasuk mengikuti manasik haji yang tersebar di 7 titik secara bertahap.

"Jumlah pendaftar ibadah haji sejak tahun 2020 ada 1.446. Sebanyak 718 dalam persiapan, sedangkan sisanya gagal berangkat karena batasan usia, meski sudah lunas pembayaran," kata Yasmani kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (28/05/2022).

Dia menjelaskan, adanya batasan usia haji di bawah 65 tahun itu dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Selain itu juga harus memenuhi syarat telah divaksin Covid-19 sesuai standar yang dipakai Arab Saudi.

Meskipun demikian, CJH yang gagal berangkat itu dikatakan masuk daftar tunggu. Mereka bisa saja melaksanakan ibadah sesuai rukun Islam jika saja aturan batasan usia tidak lagi diberlakukan.

"Mudah-mudahan untuk tahun depan tidak ada batasan usia," harapnya.

Kuota CJH Bojonegoro tahun ini sebetulnya tersedia untuk 730 orang. Tetapi, kata Yasmani ada 12 CJH yang belum lunas bayar. Sehingga juga berpotensi gagal berangkat haji.

"Dari kuota 730 itu yang sudah terkonfirmasi lunas ada 718 orang. Sisanya belum (terkonfirmasi lunas)," ungkapnya.

Ditambahkan JCH Bojonegoro terbagi dua kelompok terbang (Kloter) 2 dan 3. Mereka akan berangkat tanggal 4  dan 5 Juni 2022.(fin)


Kredit

Bagikan