Cegah PMK, Kelompok Ternak Ustan Mandiri Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal

user
nugroho 24 Mei 2022, 09:23 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Kelompok tani ternak (KTT) Ustan Mandiri bekerjasama dengan asosiasi untuk demokrasi dan kesejahteraan sosial (Ademos) berencana melakukan penyemprotan disinfektan massal di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Penyemprotan disinfektan itu, untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi.

Ketua Kelompok Ternak Ustan Mandiri, Muhammad Ali, mengatakan penyemprotan disinfektan di kadang sapi akan dilakukan pada Rabu 25 Mei 2022 mendatang. Kegiatan sosial ini, akan didukung sepenuhnya oleh Lembaga Sosial Masyarakat Ademos Indonesia.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan Ademos indonesia untuk membantu mengantisipasi dan mencegah penularan PMK di wilayah sumber bibit (Wilsumbit),“ katanya, Senin (23/5/2022).

Dia mengatakan, PMK pada sapi perlu diwaspadai, terutama bagi peternak sapi. Meski tidak menular pada manusia namun harus berhati-hati karena mudah menular sesama hewan.

"Dan jika ada gejala segera melapor ke petugas dan mengkarantina hewan ternak tersebut," katanya.

Sementara itu, Petugas Teknis Peternakan (PTP) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Lilik Sulistya, mengatakan kelompok ternak sapi diharapkan tidak panik dan cemas terhadap adanya virus PMK. Sebab, PMK ini dapat diobati.

“Kepada seluruh anggota kelompok, jangan merasa panik dan cemas terhadap PMK. Karena penyakit tersebut sudah pernah muncul di Indonesia pada 1986 lalu. Dan enyakit tersebut dapat diobati dan diatasi, namun tetap perlu diwaspadahi oleh para peternak," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan