PU SDA Sebut Genangan Air di Kota Bukan Akibat Sampah di Afvoer

user
samian 15 Mei 2022, 20:57 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membantah kabar yang beredar perihal genangan air yang terjadi di sejumlah ruas jalan protokol setiap hujan lebat disebabkan oleh banyaknya tumpukan sampah yang ada di kali afvoer Ledok Wetan.

"Tidak ada tumpukan sampah di afvoer yang menyebabkan penyumbatan dan menjadi penyebab genangan air di dalam kota tujuh hari lalu," kata Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus, kepada SuaraBanyuurip.com, Minggu (15/05/2022).

Mantan Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahan Pangan ini menjamin, semua kali afvoer yang berada di bawah tanggung jawab PU SDA Bojonegoro dapat dipastikan lancar semua. Termasuk yang di Ledok Wetan.

Kalaupun terdapat sampah, lanjut Erick, itu berasal dari aliran di atasnya, namun tidak sampai terjadi penumpukan yang mengakibatkan sumbatan.

Sebagai pencegahan, ia mengaku selalu menerjunkan pasukan untuk pembersihan sampah di saluran avoer. Rutin setiap tiga hari sekali.

"Waktu terjadi banjir di kota, saya cek ketiga-tiganya (Afvoer) tidak ada sampah sama sekali," tandasnya.

Pihaknya juga mempersilahkan semua pihak untuk melihat sendiri kondisi Afvoer yang dituding terdapat tumpukan sampah dan menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan dalam kota, Minggu (08/05/2022) lalu.

"Kalau sampah yang ada pas kejadian malam banjir itu adalah sampah yang baru turun dari atas, bukan sudah lama menumpuk dilokasi. Air juga mengalir lancar di pintu afvoer saat itu," tegasnya.

Salah satu petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kelurahan Ledok Wetan, yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, bahwa tidak ada tumpukan sampah pada pintu air yang berada tepat di depan TPA Ledok Wetan.

"Tidak ada tumpukan sampah," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan