Realisasi PBB-P2 Bojonegoro Capai Rp 5 Miliar

user
nugroho 14 Mei 2022, 08:59 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro, Jawa Timur mencatat penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) telah mencapai Rp 5 miliar. Kecamatan Sukosewu tercatat sebagai kecamatan dengan capaian pelunasan tertinggi yakni sebesar Rp 658 juta.

Kabid Pajak Daerah 2 Bapenda Kabupaten Bojonegoro, Hendri Eko, mengatakan realisasi pembayaran PBB-P2 hingga 10 Mei 2022 mencapai Rp 5 miliar. Jumlah itu, dari 28 kecamatan di Bojonegoro dengan persentase 11,71 persen untuk realisasinya.

"Ada tiga kecamatan yang capaian pelunasan tertinggi," katanya, Jumat (13/5/202).

Dia mengatakan, kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Sukosewu PBB-P2 yang telah terbayar mencapai Rp 658 juta atau terealisasi 56,51 persen, Kecamatan Bojonegoro sebesar Rp 619 atau terealisasi 9,90 persen, dan Kecamatan Tambakrejo sebesar Rp 486 juta atau 34,48 persen untuk realisasinya.

"Juga hingga saat ini sudah ada 9 desa di 2 Kecamatan yang sudah lunas PBB P2. Dari jumlah tersebut, 9 Desa pelunasan PBB-P2 tercepat. Yakni, Desa Sidobandung dan Sarirejo, Kecamatan Balen. Kemudian Desa Pacing, Semen Kidul, Sidorejo, Jumput, Duyungan, Semawot dan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu," katanya.

Sementara, lanjut dia, untuk kecamatan yang realisasi PBB-P2nya terendah yakni Kecamatan Ngambon yakni Rp 367.405 atau baru 9,17 persen. Dia mengatakan, pembayaran PBB-P2 ini dilakukan secara bertahap selama setahun.

"Juga memiliki target yang telah ditetapkan. Targetnya setiap kecamatan pun berbeda-beda. Namun, untuk target untuk keseluruhan yang telah ditetapkan mencapai Rp 43 miliar," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan