Tembus Penjagaan Satpol PP, Berhasil Gondol Mobdin Bupati Bojonegoro

user
samian 22 April 2022, 15:52 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Dengan mengaku sebagai mekanik, warga Kelurahan Kadipaten, Kabupaten Bojonegoro berinisial F mampu menembus penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat dan berhasil menggondol mobil dinas (Mobdin) Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, jenis SUV merk Mitsubishi Pajero.

Kendati aksi pelaku pencurian kendaraan orang nomor satu di Bojonegoro tersebut telah berhasil diringkus anggota Polres Bojonegoro.

"Pelaku berhasil masuk dan membawa mobil dinas bupati ini dengan motif sebagai mekanik yang akan melakukan servis," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Muhhammad, Jumat (22/4/2022).

Dijelaskan, kronologi pencurian mobdin bupati itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (21/04/2022) kemarin. Satpol PP dan Sekda Bojonegoro kemudian sorenya melaporkan ke pihak kepolisian. Pelaku selanjutnya berhasil diamankan sekitar pukul 18.30 WIB di Kabupaten Ngawi.

Sesuai keterangan yang didapat dari pelaku, kata perwira lulusan Akpol 2003 ini, pencurian tersebut terjadi karena pelaku berpura-pura sebagai mekanik yang mendapat perintah untuk melakukan servis mobil.

“Pelaku mengatakan kepada driver bupati bahwa ada perintah untuk melakukan servis kendaraan, kemudian dari driver menghubungi pihak perawatan Pemkab Bojonegoro dan mengatakan tidak ada jadwal harwat,” ujar Kapolres.

Kendati, pelaku masih menunggu di garasi mobil dan saat driver ke belakang pelaku langsung mengambil kunci mobil yang ada digarasi dan membawa kabur mobil dinas tersebut.

"Setelah berhasil membawa kabur mobdin tersebut, kemudian pelaku mampir ke rumah untuk mengganti plat nomor kendaraan," tambahnya.

Pelaku mengganti plat nomor mobil dinas bupati dengan nomor polisi B 1323 WZV. Setelah mengganti plat nomor kendaraan tersebut pelaku bersama satu orang perempuan dan orang tuanya mengendarai mobdin untuk menuju ke Bekasi melintas jalur Ngawi.

"Kendaraan mobdin bupati itu kini di sita untuk barang bukti. Sesuai dengan aturan yang ada di KUHP barang bukti tersebut bisa di pinjam pakaikan sesuai permintaan korban," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan