Mantan Suami Bunuh Korban Ajak Mati Bersama

user
nugroho 12 April 2022, 18:48 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Pembunuhan yang dilakukan Prima Ariatoni (38), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terhadap mantan istrinya, Shofia Heni Apriliana (37), tampaknya, sudah direncanakan. Setelah menusuk beberapa bagian tubuh korban, pelaku menusukkan pisau ke perutnya sendiri sampai ususnya keluar sambil mengucapkan kalimat mengajak mati bersama.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Selasa (12/04/2022). Saat itu korban Sofi, warga Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, sedang bekerja sebagai admin di salah satu kontraktor migas di desa setempat.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Girindra Wardana AR menuturkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan salah satu saksi, H. Muksin. Saat itu saksi mendengar ada suara perempuan minta tolong di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul  11.10 WIB. Lokasi saksi saat itu sedang berada di bagian belakang rumah.

"Perempuan itu minta tolong karena mengalami luka tusuk di bagian lengan kiri, tangan kiri punggung sebelah kanan, paha kiri dan paha kanan," katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Kemudian, lanjut AKP Girindra, saksi menuju asal terdengarnya suara. Di ruang depan rumah saksi terdapat seorang perempuan yang diketahui bernama Shofia Heni Apriliana. Saksi melihat Shofia berlumuran darah sedangkan di sebelahnya seorang laki-laki yang tidak saksi kenal.

"Nek mati mati pisan bareng, kata laki-laki itu sambil menusuk-nusukkan pisau ke bagian perutnya sendiri, sampai usus lelaki tersebut terburai dan tergeletak bersama perempuan," terang AKP Girindra.

"Diketahui perempuan itu adalah karyawan Pak Seno. Sehingga saksi kemudian keluar rumah menghubungi Pak Seno dan warga sekitar," lanjutnya.

Setelah itu datang beberapa warga dan pihak Kepolisian Sektor Gayam dan Polres Bojonegoro mengevakuasi pelaku dan korban untuk dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Kalitidu guna mendapatkan pertolongan medis.

"Sekitar pukul 16.15 WIB korban meninggal dunia di RS PKU Kalitidu. Sementara pelaku mendapat perawatan sekaligus dalam pengamanan Kepolisian," pungkas mantan Kasatreskrim Polres Kediri.(fin)


Kredit

Bagikan