Telah Diberikan ke Petani Bojonegoro, 161.000 Kartu Tani Belum Bisa Digunakan

user
nugroho 05 April 2022, 09:26 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Sebanyak 161.000 kartu tani telah didistribusikan ke petani di Bojonegoro, Jawa Timur. Namun, para petani belum bisa menebus pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani tersebut.

"Karena sampai saat ini kartu tani belum bisa dipakai karena infrastruktur penebusan pupuk belum siap digunakan," kata Tatik Kasiati Kepala Seksi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro.

Dia mengatakan, electronic data capture (EDC) yang dipasang di setiap kios pupuk belum siap digunakan. Keseluruhan ada 383 kios pupuk di Bojonegoro. Rinciannya, ada 324 kios pupuk sudah terpasang EDC.

"Akan tetapi belum bisa digunakan untuk transaksi penebusan pupuk," katanya, Senin (4/4/2022).

Dia mengatakan, hingga kini sudah ada 161.000 kartu tani telah terdistribusi ke petani. Namun kartu itu belum bisa dipakai. Para petani masih bisa melakukan penebusan pupuk secara manual.

"Para petani masih menggunakan cara lama saat melakukan penebusan pupuk. Dan petani harus terdaftar di RDKK dalam melakukan penebusan pupuk," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, kartu tani diiterbitkan pemerintah pusat bekerja sama dengan BNI untuk penebusan pupuk bersubsidi. Akan tetapi, sampai saat ini kartu tani belum dapat digunakan dengan maksimal.

"Karena kartu tani ini untuk distribusi pupuk. Juga sebagai alat kontrol besaran pupuk subsidi yang terjatah akan terdeteksi dari kartu tani itu. Namun kartu tani masih belum maksimal.(jk)

Kredit

Bagikan