Rugi Miliaran Rupiah, Korban Investasi Bodong Lapor Polres Bojonegoro

user
samian 29 Maret 2022, 16:31 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sebanyak 16 orang mendatangi Polres Bojonegoro, Selasa (29/03/2022). Ke 16 orang tersebut mengaku menjadi korban investasi bodong dan arisan online di Bojonegoro, Jawa Timur, dengan mengalami kerugian miliaran rupiah. Kedatangan mereka guna melaporkan dugaan kasus penipuan yang menimpanya. Diduga, pelaku inisial EANU (21) selaku pengelola investasi dan arisan online.

Salah satu korban investasi yang disinyalir investasi bodong, Everin mengaku, ia ikut arisan dan investasi sejak tahun 2020 dan tidak mempunyai kecurigaan jika nantinya akan terjadi penipuan seperti yang dialaminya saat ini. Sebab selama ini jika ia menang dalam arisan transfer uang selalu lancar.

"Tetapi sejak tanggal 26 Maret 2022, EANU ini sudah tidak bisa dihubungi dan keberadaanya juga tidak diketahui. Kerugian saya Rp90an juta," katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Senada disampaikan Everin. Admin group arisan online, Yessi Oktovia juga mengaku menjadi korban dugaan penipuan berkedok arisan. Selain mengikuti arisan, ia juga bertindak sebagai admin yang kebagian tugas memberi tanda centang para peserta, serta memberi tanda gembok untuk peserta yang dinyatakan menang.

"Kebetulan saya sebagai admin, korban yang tercatat disini ada 180 orang. Saya sendiri menang arisan Rp40 juta tapi baru di bayar Rp10 juta," ungkapnya.

"Kami berharap perkara ini segera ditangani pihak Kepolisian. Biar uang kami bisa kembali secepatnya," lanjutnya.

Baik Everin, Yessi maupun korban lainnya, hampir semua mengaku tertarik untuk berinvestasi karena tergiur iming-iming keuntungan yang dinilai fantastis berbanding nilai investasi.

Dikonfirmasi terpisah perihal dugaan tindak pidana penipuan investasi bodong dan arisan online. Kapolres Bojonegoro, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad mengatakan, bahwa kasus tersebut masih didalami oleh Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

"Masih didalami Sat Reskrim, Mas," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan