Pelanggan Meningkat, PDAM Bojonegoro Butuh Tambahan Sumber Air Baku

user
samian 21 Maret 2022, 16:51 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro, Jawa Timur, membutuhkan penambahan sumber air baku untuk menyuplai kebutuhan air pelanggan. Mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna layanan PDAM.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Bojonegoro, Priambodo mengatakan, saat ini PDAM Bojonegoro memiliki beberapa titik sumber air baku yang berasal dari sumber mata air, bengawan solo, dan sumur bor. Meski demikian, untuk menambah cakupan layanan diperlukan tambahan sumber air baku.

"Pelanggan kami yang ada di wilayah kota saja ada 15.000an sambungan. Pelanggan baru juga terus bertambah. Tentu untuk menambah cakupan layanan yang berkualitas diperlukan tambahan sumber air baku," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (21/03/2022).

Dijelaskan, sumber air baku PDAM yang berasal dari mata air saat ini masih mengandalkan dari Desa Sumberarum dan Ngunut di Kecamatan Dander serta sumber air di Desa Jono, Kecamatan Temayang. Selain itu ada lima titik pengolahan air bengawan solo. Yaitu di Kecamatan Padangan, Purwosari, Kalitidu, Banjarsari dan Kanor.

"Selain itu, kami juga ada sejumlah titik sumur bor untuk menambah kebutuhan air baku. Misalnya di Dander, Padangan, Balen, dan Baureno," jelasnya.

Untuk menyiasati berkurangnya tekanan akibat bertambahnya jaringan, lanjut Priambodo, pompa cadangan yang terletak di Sumberarum sejak 5 Februari 2022 terpaksa harus dinyalakan. Dengan dinyalakan pompa cadangan maka ada 4 pompa yang menyala di Sumberarum dari sebelumnya 3 pompa.

"Tekanan juga dinaikkan dari sebelumnya antara 8,2-8,3 bar menjadi 8,5 bar. Itu sudah maksimal. Kalau tekanan lebih dari itu, pipa distribusi paralon 12 dim akan pecah," ujarnya.

Penambahan tekanan tersebut menghasilkan debit sekira 120 liter per menit. Inverter juga dipasang, hal itu dikatakan untuk antisipasi agar tekanan selalu stabil pada 8,5 bar. Sehingga tidak membuat pecah pipa distribusi akibat tekanan berlebih.

"Demi peningkatan layanan, selain dibutuhkan sumber air baku yang baru, rencana kami juga akan memasang pompa booster," tutupnya.(fin)

Kredit

Bagikan