Diduga KDRT, Suami Istri Saling Lapor Polisi

user
samian 18 Maret 2022, 00:01 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Diduga terjadi tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), sepasang suami istri di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berujung saling lapor Polisi.

Diketahui pihak istri inisial KK alias Risa (36) melaporkan suaminya sendiri MRP ke Polres Bojonegoro. Sedangkan suami Risa, MRP (26) juga melaporkan Risa ke Polsek Kota Bojonegoro. Hal itu karena pada kedua belah pihak sama sama terdapat luka akibat kekerasan fisik yang terjadi.

Menurut keterangan Risa, peristiwa itu terjadi di rumah kontrakannya, di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Kota Bojonegoro. Berawal dari cekcok mulut yang berlanjut pada kekerasan fisik.

"Setelah suami saya jemput untuk pulang, terjadi cekcok terus. Sampai waktu ashar di luar rumah kontrakan itu tangan saya dipelintir di tembok. Karena kesakitan saya gigit dadanya terus tak pukul. Kemudian saya dibales ditonjok," katanya.

Mengetahui ibunya kena pukul, kata Risa, anak Risa yang masih pelajar spontan memukul MRP yang merupakan ayah tirinya. Akibat pemukulan itu, MRP menderita luka-luka. Demikian juga pada Risa mengalami luka lebam.

"Malamnya, tanggal 11 Maret 2022 sekitar pukul 02.00 malam saya lapor ke Polres. Kemudian dilakukan visum et repertum.  Pernikahan kami baru tiga bulan, tapi saya sudah gak kuat," ujarnya.

Terpisah mertua Risa, Priyanto mengaku, anaknya sangat terpukul akibat bentrokan fisik yang melibatkan anak dan menantunya. Hingga membuat MRP yang merupakan putra pertamanya menderita luka.

"Mohon maaf, anak saya saat ini masih terpukul. Jadi belum bisa diwawancarai. Yang jelas, betul kejadian KDRT ini sudah dilaporkan oleh anak saya ke Polsek Kota," ucapnya.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Fran Dalanta Kembaren, membenarkan adanya kejadian saling lapor dugaan tindak pidana KDRT yang melibatkan Risa dan MRP. Saat ini laporan tersebut sedang dalam proses penanganan Polres Bojonegoro.

"Betul ada saling lapor dugaan KDRT. Ini kan delik aduan. Ya kita proses sesuai tahapan," tuturnya, Kamis (17/03/2022).

Sementara itu, Penasehat Hukum Risa, Mohammad Khoirul Fuad, S.H. mengatakan, akan mengawal peristiwa tersebut hingga selesai. Dan terus melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian.

"Ya, kasus ini unsurnya saling lapor. Tetapi klien kami kan sudah membuat laporan lebih dulu. Jadi kami tetap akan kawal kasus ini sampai tuntas," tandasnya.(fin)

Kredit

Bagikan