Bakorwil Bojonegoro Gelar Rapat Koordinasi Untuk Kelestarian Hutan

user
nugroho 10 Maret 2022, 20:22 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro, Jawa Timur menggelar rapat koordinasi pengembalian fungsi hutan yang gundul, Kamis (10/3/2022). Rapat koordinasi ini bertujuan menjaga kelestarian hutan dan mencegah terjadinya bencana alam.

Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo mengatakan, hutan yang gundul menyebabkan tidak adanya penyerapan air dan bisa mengakibatkan bencana alam seperti banjir. Karena itu, melalui reboisasi hutan salah satu cara mengembalikan kelestarian hutan.

"Karena, kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan menjadi penyebab utama terjadinya banjir," katanya.

Selain itu, banyak ditemukan masyarakat yang merusak hutan dengan melakukan penebangan secara liar tanpa adanya usaha reboisasi. Karena, lanjut dia, hutan mempunyai banyak fungsi di antaranya menahan laju erosi tanah, menyerao karbondioksida, menambahkan unsur hara tanah, dan pelindung spesies makhluk hidup.

Dia mengatakan, reboisasi termasuk upaya untuk mengembalikan fungsi hutan yang selama ini dibuka untuk industri. Hal ini untuk membuat hutan kembali lestari dan bermanfaat bagi makhluk hidup.

"Di KPH Bojonegoro sendiri luas Hutan ada 50.176,74 hektare dan kawasan penggunaan lain ada 2.316,84 hektare. Sementara untuk tanah kosong ada 5.684,20 hektare," katanya.

Dia menambahkan, koordinasi pengembalian fungsi hutan ini untuk mencari solusi terkait permasalahan hutan tersebut. Maka perlu adanya upaya keberhasilan kegiatan reboisasi ini yakni harus ada pendampingan untuk menyadarkan masyarakat di sekitar huta.

"Baik dengan melibatkan OPD, tokoh masyarakat, maupun LMDH untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat sekitar hutan akan pentingnya menjaga hutan," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan