Kopri PMII UT Bojonegoro Gelar Sekolah Islam Gender di Ngampel

user
nugroho 04 Maret 2022, 20:25 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Koprs Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Universitas Terbuka (UT) Bojonegoro, Jawa Timur menggelar sekolah Islam gender (SIG), Jumat (4/2/2022). SIG tersebut bertujuan memberikan kesadaran nilai-nilai adil gender terhadap para kader PMII Putri.

Ketua Koprs PMII Putri (Kopri) UT Bojonegoro Habibatus Sa'adah, mengatakan SIG bertujuan memberikan kesadaran perempuan mengenai permasalahan kemanusiaan dan sosial. Sebab, perempuan dan laki-laki tidak bisa terlepas dari pola relasi pengambilan keputusan.

"Seringkali pengambilan keputusan menempatkan perempuan sebagai warga negara kelas dua sehingga ketidakadilan gender lebih banyak dialami oleh kaum perempuan," kata Habibah sapaan akrabnya.

Karena itu, proses penyadaran harus diimbangi dengan pengetahuan terutama nilai-nilai adil gender terhadap para kader PMII Putri. Yakni dengan mempromosikan kesetaraan serta keadilan gender dengan memberdayakan perempuan.

Dia mengatakan, sangat penting peran perempuan memperhatikan isu-isu sosial untuk turut membangun, mewujudkan dan mempromosikan keadilan gender melalui kebijakan, budaya dan bentuk program yang  terimplementasikan.

"Dengan SIG yang diadakan di  Balai Desa Ngampel ini para Kader Putri bisa lebih memahami tentang adil gender dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Perwakilan Kopri PC PMII Bojonegoro Rizkun Navi'a Darojah mengatakan, SIG ini sangat dibutuhkan terutama bagi anggota Kopri. Sebab, untuk memberikan pemahaman, hak, dan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki.

"Sehingga, kedepannya dengan mempromosikan keadilan gender tidak akan ada lagi ketimpanganketimpangan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Purwanto mengatakan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan baru terutama bagi mahasiswa yang mengikuti.

"Juga harus bersungguh-sungguh dalam menyerap pengetahuan agar bermanfaat di masa mendatang," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan