Hingga Februari 2022, Ada 427 Perkara Cerai Gugat Masuk di PA Bojonegoro

user
nugroho 02 Maret 2022, 09:47 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Jawa Timur hingga Februari lalu sudah menerima 705 pengajuan perkara. Jumlah itu rata-rata didominasi perkara perceraian di antaranya cerai gugat sebanyak 427 perkara.

Panitera Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro Sholikin Jamik mengatakan, sudah sebanyak 705 perkara yang masuk di PA Bojonegoro hingga Februari 2022 lalu.

"Rinciannya perkara cerai talak ada 141, cerai gugat 427, dispensasi perkawinan 77, perwalian ada 30 perkara," katanya, Selasa (1/3/2022).

Dia mengatakan, jumlah perkara yang masuk di PA rata-rata didominasi perkara perceraian yakni cerai gugat sebanyak 427. Hal ini menunjukkan banyak faktor kenapa istri menggugat suami untuk diceraikan.

Di antaranya karena faktor ekonomi, perselisihan yang terus-menerus, dan perselingkuhan. Juga, biasanya cerai gugat yang diajukan istri kepada suami karena istri tidak tahan dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Dan perceraian bisa terjadi akibat penggunaan alat komunikasi yang kurang tepat karena memicu perselingkuhan," kata Sholikin Jamik.

Sehingga, lanjut dia, sebaiknya jika ada permasalahan keluarga seperti ekonomi dan perseteruan dibicarakan baik-baik tanpa ada kekerasan.

"Hal itu untuk menghindari perceraian yang merugikan dari kedua belah pihak," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan