Pemkab Bojonegoro Usulkan Exit Tol Ngarobat di Sekitar Kota

user
nugroho 16 Februari 2022, 20:04 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Rencana pembangunan Jalan Tol Ruas Ngawi-Bojonegoro-Babat (Ngarobat) harus memberikan dampak perekonomian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur mengusulkan ke kementerian agar exit tol berada di sekitar kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah mengatakan, Pemkab Bojonegoro juga mengusulkan ke Kementerian PUPR harus ada rencana exit tol dalam penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL).

"Jadi di dalam penyusunan AMDAL sudah direncanakan exit tol," kata Nurul Azizah saat konsultasi publik rencana pembangunan Tol Ngarobat di Pendapa Pemkab Bojonegoro, Selasa (15/2/2022) kemarin.

Dia mengatakan, jika di wilayah perkotaan lokasinya bisa berada di sekitar Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Juga, exit tol berada di Kecamatan Margomulyo atau di Desa Kalisari, Kecamatan Baureno.

"Kalau di kota apakah ada di sekitar Ngumpakdalem, Margomulyo atau di Kalisari Baureno," katanya.

Menurut dia, dengan adanya exit tol dapat memberikan dampak perekonomian bagi Kabupaten Bojonegoro. Jadi, Bojonegoro tidak dilewati saja dan hanya terpagar oleh jalan tol.

"Namun, diharapkan muncul pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga pemkab  mengusulkan lokasi-lokasi exit tol," katanya.

Sementara itu, Teknis Perwakilan Kementerian PUPR, Ridwan Hoesin mengatakan, pembangunan jalan tol untuk mempermudah transportasi darat agar lebih efisien, aman, dan nyaman.

"Karena ruas tol Ngarobat ini penting sebagai penghubung antara kabupaten dan provinsi," katanya.

Sedang untuk nama jalan tol ada sedikit perubahan. Karena sebelumnya Ngaroban (Ngawi-Bojonegoro-Tuban) kini diubah menjadi Ngarobat (Ngawi-Bojonegoro-Babat).

"Ada perubahan yang sebelumnya ngeroban kami rubah menjadi negrobat," tegasnya.  (jk)

Kredit

Bagikan