Anwar Minta Kompolnas Kawal Gelar Perkara Dugaan Pemalsuan Data Otentik Bupati Anna

user
samian 03 Februari 2022, 19:13 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - H. Anwar Sholeh, pelapor perkara pidana dugaan pemalsuan data otentik yang ditengarai dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu'awanah, meminta kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengawal gelar perkara.

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro periode 1999-2004, H. Anwar Sholeh mengaku, telah berkirim surat kepada Kompolnas tertanggal 1 Februari 2022. Dalam pokok surat, ia menyampaikan dua hal, terkait perkembangan penanganan perkara dugaan pidana pemalsuan data otentik yang diduga dilakukan oleh Anna Mu'awanah.

"Saya sampaikan, pertama, bahwa penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro telah memanggil Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah sebagai terlapor untuk dimintai klarifikasi. Yang kedua perihal rencana gelar perkara di Polda Jatim," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (03/02/2022).

Berkenaan rencana gelar perkara di Polda Jawa Timur (Jatim). Dimana melibatkan orang nomor satu di Bojonegoro, dia meminta agar Kompolnas mengawal atau mengawasi kegiatan gelar perkara atas hasil penyelidikan laporan dugaan tindak pidana pemalsuan data otentik atau menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh data itu, sebagaimana diatur dalam pasal 266 KUHP.

Menurut warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro ini, permasalahan penanganan perkara yang dilaporkannya itu tidak lepas dari laporan yang telah dia sampaikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran serta Kompolnas di Jakarta.

"Saat saya berangkat ke Jakarta, waktu ketemu itu bahkan saya sempat diskusi lama dengan Kompolnas," ujarnya.

Kemudian, selepas laporan kepada Kapolri tanggal 13 Desember 2021 yang ditembuskan kepada Kompolnas, Kadivpropam, Irwasum dan Kabareskrim, Anwar melihat kasus yang dilaporkannya selanjutnya mendapatkan penanganan dari Polres Bojonegoro.

"Sehingga saya sangat berterima kasih pada Pak Kapolri, dan Kompolnas," ucapnya.

"Ayolah kita sebagai warga Bojonegoro ini bersama sama mengawal penegakan hukum. Dan hukum harus menjadi panglima. Biarpun besok kiamat, hari ini hukum harus tetap ditegakkan. Itu prinsip," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fran Dalanta Kembaren menyatakan bahwa gelar perkara dugaan pemalsuan data otentik yang dilaporkan oleh Anwar Sholeh akan digelar di Polda Jatim.

"Ya Mas, kami berkoordinasi dengan Polda Jatim," tutupnya.(fin)

Kredit

Bagikan