193 Negara Akan Ikuti Forum Global Pengurangan Risiko Bencana di Bali

user
nugroho 02 Februari 2022, 18:07 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Delegasi dari 193 negara di dunia, beberapa Kepala Negara terpilih dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan menghadiri Forum Global Platform For Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 Tahun 2022 di Bali pada 23 - 28 Mei mendatang. Kegiatan yang diikuti sekitar 5 ribu orang peserta ini akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi.

Indonesia tahun 2022 ini didapuk sebagai tuan rumah pelaksanaan GPDRR ke-7. Dalam rangka menyambut acara tahunan itu, Kementerian ESDM besama kementerian terkait terus mematangkan persiapan.

Kepal Badan Geologi Eko Budi Lelono mewakili Menteri ESDM menyatakan forum internasional ini bertujuan untuk melakukan monitoring, evaluasi, sekaligus menghimpun berbagai macam tren baru penanganan kebencanaan. Termasuk cara-cara baru yang dilakukan oleh berbagai negara sebagai praktek yang baik untuk dijadikan dasar menyusun rencana aksi penanganan bencana untuk dua tahun ke depan.

"Forum ini akan menjadi sarana penting bagi dasar pengambilan kebijakan mitigasi bencana," jelasnya pada Rapat Tingkat Menteri persiapan pelaksanaan GPDRR ke-7.

Selian menjadi forum pengurangan risiko bencana, Eko melanjutkan sesuai arahan Presiden RI, GDRR dapat dijadikan momentum promosi pariwisata ke dunia internsioanal di tengah pandemi Covid-19.

"Termasuk untuk mempromosikan praktik dan pengalaman penanganan kebencanaan yang sangat baik yang telah dilakukan Indonesia, dapat ditularkan," jelas Eko dalam keterangan tertulisnya.

Pada rapat persiapan ini, pelaksanaan forum sendiri disepakati akan dilaksanakan dengan pertemuan tatap muka ketat dan sistem bubble sejak masuk Indonesia. GPDRR 2022 akan dihadiri Presiden RI, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan beberapa Kepala Negara terpilih serta perwakilan dari 193 negara anggota dengan jumlah peserta diperkirakan 5 ribu orang.

Dalam rapat tersebut dibahas 8 agenda dan isu aktual, yaitu anggaran kontribusi dan HCA; format kegiatan dan kehadiran VVIP; visa dan karantina; media dan kehumasan; peran Presiden RI; kesiapan venue; program pendamping dan acara pendukung; pengamanan VVIP, delegasi dan kesiapsiagaan bencana.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyukseskan pertemuan GPDRR tahun 2022. Hal ini ditunjukkan dengan adanya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggara GPDRR ke-7 Tahun 2022.(suko)


Kredit

Bagikan