Polda Jatim Telah Kirim SP2HP Terkait Pemeriksaan Bupati Bojonegoro

user
nugroho 26 Januari 2022, 22:19 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pemeriksaan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah oleh Polda Jatim terkait kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap wakil bupatinya (Wabup) Budi Irawanto terus berlanjut. Kini, Polda Jatim telah mengirim surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kepada pihak pelapor, Budi Irawanto.

Sebelumnya, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah telah menjalani pemeriksaan di ruang Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim sebagai saksi.

"Untuk perkembangan sudah kami kirimkan SP2HP," kata Kanit Ditkrimsus Polda Jatim AKP Fadilah.

Namun, untuk jumlah saksi dan siapa saja yang telah diperiksa terkait pemeriksaan Bupati Anna Mu'awanah, AKP Fadilah belum menjawab. Juga, terkait kapan gelar perkara akan dilaksanakan juga belum dijawab.

"Nanti akan diinfokan, kami masih proses," katanya saat dihubungi suarabanyuurip.com, Rabu (26/1/2022).

Diberitakan sebelumnya, Wabup Bojonegoro Budi Irawanto melaporkan Bupati Bojonegoro ke Polres setempat pada Kamis (09/09/2021). Kemudian kasus tersebut diambil alih Polda Jatim.

Wabup Wawan merasa dirugikan dengan isi chat Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah dalam percakapan Grup WhatsApp "Jurnalis dan Informasi" yang bersifat publik. Di grup WhatsApp tersebut, Bupati Anna Mu’awanah menyebut terang nama Budi Irawanto dan menuliskan  beberapa hal menuduh serta memberikan informasi kepada publik yang belum pasti kebenarannya.

"Saya sebagai kepala keluarga, kakek dari 2 cucu perempuan, dan secara jabatan merasa ini mencemarkan nama baik keluarga dan tugas saya dalam melayani masyarakat," tegas Wabup saat melaporkan kasus ini.

Wabup merasa dirusak kehormatan atau nama baiknya dengan chat WA yang dapat merendahkan harga diri, status serta harkat dan martabat sebagai manusia. Apalagi chatingan tersebut telah menyebar luas di media-media baik lokal maupun nasional.(jk)

Berikut kutipan WhatsApp Bupati Anna Mu'awanah yang ditujukan kepada Wabup Budi Irawanto yang berujung laporan ke polisi : 

Selamat pg budi irawanto

Sy sampaikan bbrp hal

1.kita di pertemukan urusan politik

2anda meyakinkan sy NGAKU keponakan seorang menteri

3 dr partaimu saat itu memanggil sy memilih bbrp nama dan sy ttp pegang janji

4.paska anda kehilangan sesorang istri tercinta sy kira anda bisa berfikir hidup bgtu berharga dan sgt singkat.dan memupuk kasih sayang…rupanya ?…

Bbrp memory akhirnya terbuka. Sy  mengatakan  manusia “memupuk kebencian”

1.pak lik kandung di anak berkompetisi

2 puluhan thn tdk saling sapa dg pak lik kandung

3 termsk menantumu dr jenu Tuban kamu tutup pintu rapat2

4 cucumu dr jenu tdk di beri kesempatan sprtj cucu pd umumnya dll

5 sama pak Skr pun berthn thn tdk saling tegur sapa krn ada peristiwa persibo  mau giring ke peristiwa politik ???

6.dl bbrp kebijakan dl sy ikut anda misal menutup AKN  ? Menyalahkan KYT ( saat itu ) ..akhirnya sy minta pendapat forum.rektor kampus di bgoro dll

Sejak.anda tdk.ketua DPC PDIP  medium 2019 saat itu jg anda sdh tdk melakukan tgs layaknya pejabat yg menggunakan fasilitas negara  ibaratnya dr mancing sampe KENCING

Banyak org  hidupnya ingin  ada achievement

gampang solusinya  klo sdh tdk  mau bertugas   sementara menggunakan fasilitas negara ada cara yg elegant….. RESAIGN

Ke sini ke RSUD sy tunggu

Laki2 tdk usah grudukan  Sy perempuam brani sendirian

( ini wa sy trakhir di forum terbuka )

Kredit

Bagikan