Bupati Anna Datangi Penyidik Tengah Malam, Anwar Sholeh Apresiasi Kinerja APH

user
nugroho 15 Januari 2022, 22:43 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu'awanah dikabarkan mendatangi penyidik Polres setempat pada tengah malam Selasa (11/1/2022) lalu. Kabar tersebut diperoleh Anwar Sholeh langsung dari Kapolres Bojonegoro, AKBP. Muhamad.

Anwar Sholeh adalah pelapor Bupati Anna. Mantan Ketua DPRD Bojonegoro periode 1999-2004 itu melaporkan Bupati Anna atas tuduhan dugaan pemalsuan akte kelahiran dan perbedaan nama yang tertera pada ijazah Strata -1 (S-1) dengan ijazah sebelumnya.

Anwar Sholeh menuturkan telah mendapat informasi bahwa Bupati Bojonegoro telah mendatangi penyidik Polres pada Selasa (11/01/2022) tengah malam. Kemudian ia datang ke Polres bermaksud menanyakan kebenaran informasi tersebut kepada Satreskrim.

"Jadi saya bermaksud bertanya ke penyidik, apa betul Bu Anna telah diperiksa tengah malam hingga dini hari, setelah dua kali tidak datang memenuhi undangan penyidik," kata Anawar kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (15/01/2022).

Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro itu mengaku datang ke Polres Bojonegoro pada Kamis (13/01/2022) sekitar pukul 10.00 WIB. Tanpa sengaja, ternyata ia berpapasan dengan Kapolres AKBP Muhamad yang selesai menunaikan sholat dhuha di masjid setempat. Spontan saja, setelah memperkenalkan diri, Anwar menanyakan perihal informasi yang ia terima kepada Kapolres.

"Apakah betul, beliau (Bupati Anna) datang ke penyidik untuk memberikan klarifikasi pada Selasa tengah malam. Beliau (Kapolres) menjawab, betul. Dan akan segera melakukan gelar perkara di Polda Jatim," kata Anwar menirukan jawaban Kapolres.

Setelah mendapat jawaban langsung dari Kapolres, Anwar mengaku senang sebagai warga telah mendapat pelayanan sepenuh hati dari aparat penegak hukum (APH).

"Sebagai pelapor saya sangat berterima kasih, dan mengapresiasi kinerja APH di Polres Bojonegoro yang memberikan pelayanan tengah malam hingga dini hari," ucapnya.

"Saya juga bersyukur, Bu Anna berkenan hadir klarifikasi, sehingga permasalahan yang saya laporkan selama setahun ini bisa segera selesai," lanjutnya.

Anwar menjelaskan terkait laporan yang ia masukkan ke Polres Bojonegoro. Pertama, bahwa Anna Mu'awanah mempunyai akte kelahiran terbitan Bojonegoro, setelah sebelumnya mempunyai akte kelahiran terbitan Dukcapil Tuban. Dimana akte kelahiran dari Dukcapil Bojonegoro telah diterbitkan pada tanggal 4 Agustus 2017.

"Saya heran, lho akte kelahiran kok pindah? dasarnya apa?" ujarnya mempertanyakan.

Sedangkan hal kedua, adalah adanya perbedaan nama antara yang tertera pada ijazah perguruan tinggi dengan ijazah sebelumnya. Pada ijazah perguruan tinggi tertera nama Anna Mu'awanah, sementara pada ijazah sebelumnya tertera nama Muk'awanah.

"Saya hanya ingin satu saja kepada penyidik, ditunjukkan penetapan perubahan nama dari pengadilan. Masalah selesai. Karena perubahan nama harus mendapat keputusan dari pengadilan," tandasnya.

Sementara suarabanyuurip.com sedang berupaya mendapatkan konfirmasi Bupati Anna untuk memastikan kabar dirinya telah mendatangi penyidik Polres Bojonegoro.(fin)

Kredit

Bagikan