Jurnalis TV One Laporkan Oknum Satpam RSUD Bojonegoro ke Polres

user
samian 04 Januari 2022, 19:02 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Jurnalis media elektronik TV One, Dewi Rina Handayani, melaporkan oknum petugas keamanan (Satpam) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro ke Polres Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (04/01/2022).

Jalur hukum tersebut ditempuh lantaran oknum Security atau Satpam tersebut diduga melanggar Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena diduga telah menghalang-halangi Dewi Rina saat hendak melakukan liputan terjadinya insiden listrik padam di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro pada Rabu 29 Desember 2021 sekitar pukul 21.14 Wib.

"Iya, saya menempuh jalur hukum," kata Dewi Rina Handayani kepada SuaraBanyuurip.com.

Jurnalis perempuan dari TV One ini mengatakan, bahwa jurnalis mendapatkan perlindungan hukum ketika bekerja sesuai yang dinyatakan oleh Undang Undang (UU) No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Sehingga, menurut Dewi, tindakan Satpam RSUD menghalangi jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik saat terjadi insiden listrik padam, diduga telah melanggar UU Pers. Berkenaan dengan hal itu, ia mengaku telah melapor kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro. Agar pelaku mendapatkan efek jera.

"Hal ini sekaligus menjadi pembelajaran kepada siapa saja, agar hal serupa tak lagi terjadi," ujarnya.

Terpisah, Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, drg. Thomas Djaja menerangkan, bahwa security yang sedang bertugas saat peristiwa lampu padam tidak tahu yang sedang dihadapi adalah seorang wartawan. Lantaran tidak menunjukkan Press Card, dan hanya mengaku dari media.

"Security hanya menjalankan tugas," terangnya.(fin)

Kredit

Bagikan