Dua Kali Diundang Polres, Bupati Bojonegoro Tidak Hadir

user
samian 30 Desember 2021, 17:53 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu'awanah, untuk yang kedua kalinya tidak menghadiri surat undangan Polres Bojonegoro, Kamis (30/12/2021) untuk klarifikasi perihal beda nama yang diadukan oleh warga Bojonegoro H. Anwar Sholeh pada Senin (01/03/2021) lalu.

Pada undangan sebelumnya, Senin (27/12/2021) Bupati tidak hadir, dengan memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Nurul Azizah untuk menyampaikan alasan ketidakhadirannya. Undangan kedua untuk klarifikasi yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB hari ini, hingga pukul 11.15 WIB perempuan nomor satu di Bojonegoro itu juga tidak nampak hadiri.

Kepala Kepolisian Polres (Kapolres) Bojonegoro, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eva Guna Pandia mengatakan, bahwa Polres Bojonegoro kini sudah melayangkan undangan klarifikasi untuk yang kedua kalinya perihal pelaporan H. Anwar Sholeh terkait dugaan perbedaan nama Anna Mu'awanah yang tertera di ijazah S-1 dengan yang tertulis di ijazah pada tingkat pendidikan sebelumnya.

"Kita menunggu, karena kita kan sudah mengirimkan undangannya. Kalau beliau nggak sibuk Insyaallah (datang), kalau memang masih ada kegiatan, ya nggak apa-apa," kata Kapolres AKBP Pandia.

Disinggung mengenai tindak lanjut setelah pemeriksaan kepada Bupati. Kapolres menyampaikan, bahwa penyidik akan meminta keterangan terlebih dahulu kepada Anna Mua'wanah.

"Ya kan kita harus mintai keterangan (Anna Mu'awanah) lebih dulu, baru nanti ketahuan. Setelah itu nanti kan ada saksi-saksi, setelah itu baru mungkin kami gelarkan perkara. Dan kita juga akan koordinasikan dengan saksi ahli," ujarnya.

Dijelaskan, bahwa pemanggilan kepada Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah bertujuan meminta klarifikasi tentang penulisan nama pada ijazah S-1 atas nama Anna Mu’awanah.

"Jadi, terkait nama atau ijazah, dari Pak Anwar Sholeh ini kan masih berada dalam bentuk pengaduan. Maka dari itu, kami mengundang Ibu Bupati untuk klarifikasi mengenai hal itu," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu'awanah tidak menghadiri panggilan berupa undangan klarifikasi dari penyidik Polres Bojonegoro. Undangan tersebut terkait laporan H. Anwar Sholeh ke Polres Bojonegoro perihal nama Anna Mu'awanah yang tertera pada ijazah Strata -1 (S-1) yang diduga tidak sama dengan ijazah sebelumnya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fran Dalanta Kembaren mengungkapkan, bahwa hari ini Senin (27/12/2021) memang ada agenda undangan kepada Bupati Bojonegoro untuk dimintai keterangan.

"Betul hari ini ada jadwal undangan kepada beliau Bupati Bojonegoro untuk dimintai keterangan," kata AKP Fran kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (2712/2021).

Dijelaskan, undangan tersebut merupakan permintaan klarifikasi terkait pengaduan H. Anwar Sholeh ke Polres Bojonegoro perihal nama Anna Mu'awanah yang tertera pada ijazah Strata -1 (S-1) yang diduga tidak sama dengan ijazah sebelumnya.

Namun, Bupati Anna menyatakan berhalangan hadir, dengan alasan memiliki beberapa kesibukan. Diketahui, keterangan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah.(fin)

Kredit

Bagikan