Wabup Tinjau Lokasi Banjir, 200 Rumah Warga Terendam Air

user
samian 28 Desember 2021, 16:18 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Bojonegoro - Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Drs. H. Budi Irawanto, M. Pd tinjau lokasi banjir luapan air dari wilayah selatan akibat curah hujan dengan intensitas tinggi pada Senin malam (27/12/2021) kemarin. Tinjauan kali ini dilakukan di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kebupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (28/12/2021).

Didampingi Pemerintah Desa (Pemdes) Sembung beserta Babinsa dan Babinkamtibmas, Mas Wawan sapaan akrab Wabup Budi Irawanto menyisir rumah warga yang tergenang banjir. Sebanyak 200 rumah warga yang terendam air kiriman dengan ketinggian variatif. Antara 30 centimeter sampai 50 centimeter.

Jumlah ini tentatif pasti bertambah, karena di desa lainnya masih dilakukan pendataan. Menurut Wabup Budi Irawanto, perlu perhatian khusus jika curah hujan masih tinggi sedangkan antisipasi masih kurang.

"Curah hujan sangat tinggi perlu antisipasi, terlihat kemarin ada beberapa wilayah di selatan yang banjir hingga mencapai   1 meter lebih," kata Mas Wawan.

Pihaknya juga merasakan jika terjadi hujan deras rumah pribadi yang berada di Jalan Ade Irma tergenang air luapan dari saluran trotoar jalan.

"Banjir ini tidak bisa kita hindari namun bisa kita antisipasi bersama - sama. Semoga hujan seperti kemarin tak terulang lagi," ucapnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Sembung, Arif Wahyudi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan melihat langsung kondisi banjir di desanya.

"Tak hanya rumah warga, kantor balai desa juga terendam air, sehingga pelayanan kami lakukan dari rumah ke rumah," ujar Kades Arif Wahyudi.

Pihaknya menambahkan, banjir kiriman dari wilayah selatan tiap musim penghujan selalu terjadi. Selama ini untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemdes dan warga gotong royong membersihkan saluran sungai yang melintas di desa.

"Namun karena debit air tinggi sehingga saluran tidak cukup untuk menampung," tandasnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ke depan memberikan resapan air dan pelebaran saluran sungai sehingga bisa menampung debit air yang melintas tidak meluber ke rumah warga.(sam)

Kredit

Bagikan