Lampaui Target, Pendapatan Daerah Bojonegoro dari Pajak Capai Rp 130,7 Miliar

user
nugroho 23 Desember 2021, 19:59 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Menjelang akhir 2021, Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Bojonegoro, Jawa Timur mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak mencapai 116 persen atau Rp 130,7 miliar. Pendapatan tersebut berasal dari 11 objek pajak hingga 17 Desember ini.

"Ya, realisasi mencapai 116 persen atau setara Rp 130,7 miliar," kata Kabid Pajak Daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, Fathin Hamamah.

Dia mengatakan, untuk realisasi Pendapatan pajak tertinggi bersumber dari pajak penerangan jalan (PPJ) umum sebesar Rp 48,253 miliar dan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp 41,381 miliar.

Sementara, di urutan selanjutnya pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) sebesar Rp 15,151 miliar, restoran Rp 11,220 miliar, mineral bukan logam dan batuan (MBLB) Rp 5,775 miliar, hotel Rp 4.065 miliar, reklame Rp 2,847 miliar, air bawah tanah Rp 1,608 miliar, dan parkir Rp 239 juta.

"Selanjutnya pajak hiburan Rp 140 juta dan pajak sarang burung walet Rp 18 juta," katanya, Kamis (23/12/2021).

Dia menambahkan, pada tahun 2021 Bapenda Bojonegoro menarget pemasukan sebesar Rp 112.0922.957.348,- meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu.

“Setiap tahun, target realisasi PAD selalu mengalami kenaikan. Meski demikian, target tersebut selalu terealisasi 100 persen lebih,” jelasnya.(jk)

Kredit

Bagikan