Kelola Sampah Spesifik, DLH Blora Siapkan Drop Box di Perkantoran

user
nugroho 21 Desember 2021, 21:54 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora serius menangani sampah spesifik. Sebab, sampah spesifik ini mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) yang mengancam kelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora melalui Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Bayu Himawan, menyampaikan, sejak Senin (20/12/21) petugas DLH sudah mendistribusikan drop box sampah spesifik di beberapa kantor.

"Total yang akan didistribusikan sebanyak 40 drop box," ujar Bayu, Selasa (21/12/2021)

Menurutnya, saat ini belum banyak masyarakat yang memahami tentang sampah spesifik dan bagaimana pengelolaannya.

Dijelskan, pengelolaan sampah spesifik ini penting karena harus dikelola secara tersendiri. Karena biasanya mengandung B3.

Adapun sampah spesifik meliputi sampah yang mengandung bahan-bahan yang sulit diolah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun perkantoran. Antara lain kaleng bekas semprotan nyamuk, lampu TL, baterai bekas, charger handphone, cartrige bekas dan lainnya.

"Dengan adanya drop box ini kita tidak perlu khawatir tentang bahaya yang ditimbulkan, dan juga sebagai langkah antisipasi serta pencegahan penularan Covid 19 varian baru Omicron. Karena di drop box ada kompartemen tempat pembuangan masker bekas, sarung tangan bekas dan tisu bekas yang berpotensi sebagai sarana penularan virus Covid 19," ujar Bayu.

Dia menjelaskan, di wilayah Jawa Tengah, baru Kabupaten Blora yang melakukan pengelolaan sampah spesifik dengan menempatkan drop box di perkantoran.(ams)

Kredit

Bagikan