Saat Nataru, Kapasitas Penumpang di Terminal Rajekwesi Dibatasi 75 Persen

user
nugroho 21 Desember 2021, 10:57 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Kapasitas penumpang bus di Terminal Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur saat Natal dan tahun baru (Nataru) dibatasi 75 persen. Sebab, untuk mencegah penularan virus korona antara penumpang di dalam bus.

"Kapasitas penumpang paling banyak 75 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," kata Kepala Terminal Rajekwesi Bojonegoro Budi Sugiarto.

Dia mengatakan, Terminal Rajekwesi jelang Nataru melakukan sosialisasi surat edaran (SE) Menteri Perhubungan No. 109 tahun 2021 kepada crew bus, penumpang, dan penjual tiket bus jarak jauh. Juga, lanjut dia, Terminal Rajekwesi menyediakan pelayanan dan informasi Nataru.

Persiapan Terminal Rajekwesi, jelang Nataru juga melakukan pengecekan semua wastafel yang ada di terminal. Dan perbaikan fasilitas terminal seperti tempat parkir, landasan bus, rambu-rambu lalu lintas, lampu penerangan, hingga toilet umum.

"Wastafel portable tambahan juga disiapkan apabila tiba-tiba terjadi lonjakan pnumpang. Serta menyiapkan masker dan hansanityzer gratis," katanya.

Hal tersebut untuk mencegah penularan virus korona antara penumpang di dalam bus serta armada bus. Juga, melakukan pnyemprotan desinfektan di fasilitas-fasilitas terminal dan dalam bus.

"Penumpang juga harus menjaga jarak saat di dalam bus" katanya, Senin (20/12/2021).

Dia menambahkan, sesuai ketentuan perjalan dalam negeri transportasi darat selama Nataru harus memenuhi syarat perjalanan yakni menunjukkan kartu vaksin lengkap. Penumpang juga, menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen yang berlaku 1x24 jam dan PCR yang berlaku 4 hari sebelum keberangkatan.

"Serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Untuk lengkapnya bisa dilihat di surat edaran (SE) Menteri Perhubungan," tambahnya.(jk)

Kredit

Bagikan