Datangi Polres Bojonegoro, Kader PDI-P : Kita Akan Kawal Laporan Wabup Terhadap Bupati

user
nugroho 08 Oktober 2021, 12:34 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Gelombang unjuk rasa untuk memberikan dukungan kepada Polres Bojonegoro, Jawa Timur terhadap proses hukum laporan Wakil Bupati (Wabup) Budi Irawanto dan putrinya, Carrine Irawan Kumalasari terhadap Bupati Anna Mu'awanah dengan dugaan pencemaran nama baik, terus berlangsung. Sebelumnya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angling Dharma bersama warga melakukan demo, Kamis (7/10/2021) kemarin, hari ini giliran sekitar 60 perwakilan kader PDI-Perjuangan mendatangi Polres Bojonegoro, Jumat (8/10/2021).

Kedatangan puluhan kader banteng moncong putih ke Polres Bojonegoro ini untuk mengawal kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Wakil Bupati Budi Irawanto terhadap Bupati Anna Mu'awanah. Mereka melakukan orasi, sebelum akhirnya ditemui Kapolres AKBP. Eva Guna Pandia didampingi PJU Polres Bojonegoro.

Korlap Aksi, Julianto menyampaikan kedatangannya bersama puluhan perwakilan kader PDI Perjuangan dari 18 ranting PAC Kecamatan Kota ini untuk mengawal proses hukum yang sedang ditangani Polres Bojonegoro. Yakni laporan Wakil Bupati Budi Irawanto yang juga merupakan kader PDI Perjuangan terkait pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Bupati Anna Mu'awanah.

"Kami yakin tidak ada satupun manusia di NKRI ini yang kebal hukum. Artinya jika semua alat bukti sudah cukup dan memenuhi,  proses hukum harus terus berjalan," tegas Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kota Bojonegoro ini.

Julianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Bojonegoro yang sudah menjalankan proses hukum atas laporan Wabup Budi Irawanto terhadap Bupati Anna Mu'awanah.

"Kami akan terus mengawal, meskipun kasus ini sekarang sudah diambil alih Polda Jatim," tandasnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia menegaskan telah melakukan penyelidikan atas laporan Budi Irawanto. Ada sekitar 10 saksi yang sudah diperiksa penyidik dalam kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut.

"Tidak ada intervensi dari manapun. Semua sama di hadapan hukum. Kita akan tetap  melakukan semua proses hukum sesuai aturan. Hasil dari proses hukum pasti akan kami sampaikan," tegas Pandia.

Pandia mengungkapkan, ada dua laporan dalam kasus ini. Yakni laporan atas nama Budi Irawanto dan putrinya, Carrine Irawan Kumalasari. Untuk laporan Budi Irawanto, kata dia, telah dilimpahkan ke Polda Jatim setelah selesai dilakukan gelar perkara.

"Yang kita tangani laporan dari putri Mas Wawan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Wakil Bupati Budi Irawanto melayangkan pengaduan ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik pada 9 September 2021. Yang diadukan adalah Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah.

Di dalam surat pengaduan itu juga dilampirkan sejumlah alat bukti di antaranya adalah transkrip percakapan di sebuah grup WhatsApp Jurnalis dan Informasi.

Dalam surat pengaduan, Wabup Wawan mengadukan Bupati Anna Mu'awanah yang menulis beberapa hal yang dianggapnya telah menuduh serta memberikan informasi kepada publik yang belum pasti kebenarannya.(suko)

Berikut kutipan WhatsApp Bupati Anna Mu'awanah yang ditujukan kepada Wabup Budi Irawanto yang berujung laporan ke polisi :

Selamat pg budi irawanto

Sy sampaikan bbrp hal

1.kita di pertemukan urusan politik

2anda meyakinkan sy NGAKU keponakan seorang menteri

3 dr partaimu saat itu memanggil sy memilih bbrp nama dan sy ttp pegang janji

4.paska anda kehilangan sesorang istri tercinta sy kira anda bisa berfikir hidup bgtu berharga dan sgt singkat.dan memupuk kasih sayang…rupanya ?…

Bbrp memory akhirnya terbuka. Sy  mengatakan  manusia “memupuk kebencian”

1.pak lik kandung di anak berkompetisi

2 puluhan thn tdk saling sapa dg pak lik kandung

3 termsk menantumu dr jenu Tuban kamu tutup pintu rapat2

4 cucumu dr jenu tdk di beri kesempatan sprtj cucu pd umumnya dll

5 sama pak Skr pun berthn thn tdk saling tegur sapa krn ada peristiwa persibo  mau giring ke peristiwa politik ???

6.dl bbrp kebijakan dl sy ikut anda misal menutup AKN  ? Menyalahkan KYT ( saat itu ) ..akhirnya sy minta pendapat forum.rektor kampus di bgoro dll

Sejak.anda tdk.ketua DPC PDIP  medium 2019 saat itu jg anda sdh tdk melakukan tgs layaknya pejabat yg menggunakan fasilitas negara  ibaratnya dr mancing sampe KENCING

Banyak org  hidupnya ingin  ada achievement

gampang solusinya  klo sdh tdk  mau bertugas   sementara menggunakan fasilitas negara ada cara yg elegant….. RESAIGN

Ke sini ke RSUD sy tunggu

Laki2 tdk usah grudukan  Sy perempuam brani sendirian

( ini wa sy trakhir di forum terbuka )




Kredit

Bagikan