Tren Naik, 109 Orang Mengungsi

user
nugraha 30 November 2016, 23:28 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Suko Nugroho

Bojonegoro - Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur, kembali meluap. Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat telah menetapkan siaga II atau siaga kuning. Tinggi muka air (TMA) di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) mencapai 14.88 peilschal pada pukul 15.00 WIB.

Ratusan rumah dan ratusan hektar lahan persawahan di sejumlah desa di beberapa kecamatan di bantaran bengawan mulai tergenang. Luapan air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu juga menggenangi jalan dan lembaga pendidikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memprediksi ketinggian air akan terus bertambah. Karena beberapa daerah hulu juga dilanda banjir dan dalam posisi siaga merah.

"Saat ini masuk siaga II, dengan trend naik," kata Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo.

Saat ini BPBD Bojonegoro tengah menyiapkan personil untuk mengantisipasi dampak terburuk.
Khusus di beberapa daerah yang tengah menyelenggarakan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak seperti di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.

Pihak BPBD menyiapkan armada berupa speedboat untuk membantu kelancaran transportasi bagi warga yang menggunakan hak pilihnya.

"Ini dilakukan untuk memenuhi hak warga yang akan menyalurkan aspirasinya di ajang pemilihan kepala desa," ucapnya.

Sama seperti beberapa waktu lalu, lanjut andik Sudjarwo, jika ketinggian air menyentuh angka 14.90 peilschal, maka semua doorlat di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo akan ditutup. Titik doorlat mencapai 52 dan saat ini BPBD tengah melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan apakah semua kelengkapan seperti karung pasir dan kayu masih dalam kondisi yang aman.

"Seluruh pejabat dan personil tengah dikerahkan untuk melakukan pengecakan doorlat," tegasnya.

Untuk titik pengungsi, saat ini masih di Gedung Serbaguna. Di tempat ini telah disiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan para pengungsi serta disediakan pula posko kesehatan untuk pemeriksaan bagi warga yang terdampak banjir atau pengungsi.

Berdasarkan data yang masuk di BPBD jumlah pengungsi di Gedung Serba Guna untuk tadi malam sejumlah 91 jiwa dan siang ini bertambah 18 jiwa.

"Jadi ada 109 jiwa yang kini tengah mengungsi di Gedung Serbaguna," pungkas Andik.(suko)

Kredit

Bagikan