Tetapkan Santunan Maksimal Bencana Rp. 5 Juta

user
nugroho 11 Oktober 2012, 00:06 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jatim, menetapkan jumlah maksimal santunan untuk korban bencana sebesar Rp. 5 juta. Besaran santunan itu berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) No. 37 Tahun 2012 perubahan kedua atas Perbup No. 43 Tahun 2010 tentang pemberian bantuan/santunan bagi korban bencana.

Sesuai Perbup 37/2012, jumlah nominal santunan yang diberikan Pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada masing-masing korban meningkat dari sebelumnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Kasianto menjelaskan, besaran santunan yang diberikan untuk korban rumah rusak akibat bencana katagori sedang adalah Rp 750.000-Rp 2000.000, rusak berat Rp 2.000.000 - Rp 5.000.000.

Sedangkan untuk korban meninggal baik karena tenggelam, tersengat listrik atau tersambar petir, lanjut Kasianto, masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp2.500.000.

“Perbub ini dikeluarkan pada tanggal 1 Agustus 2012 lalu namun baru diberlakukan pada awal bulan Oktober 2012 kemarin,” ujar mantan Kepala Seksi  Penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro ini.

Namun demikian, BPBD tidak serta merta memberikan bantuan kepada para korban karena akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan penerima.

"Anggaran yang disediakan untuk korban bencana ini sebesar Rp 1,2 Miliar," tegas Kasianto.

Kasianto menghimbau kepada masyarakat Bojonegoro terutama yang berada di kawasan selatan yang rentan terkena bencana angin puting beliung untuk selalu berhati-hati. Terlebih sekarang ini memasuki musim pancaroba yaitu pergantian musing kemarau ke musim penghujan.

"Kalau didalam rumah ada angin kencang lebih baik merapat dibalik pintu, kalau sedang diluar jangan berlindung di bawah pohon," pesannya. (rin/suko)

Kredit

Bagikan