Warga Remen Hadang Aksi Warga Tasikharjo

user
nugroho 09 Oktober 2012, 09:04 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Rencana warga Desa Tasikharjo Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jatim untuk menggelar unjukrasa di Terminal Transit Utama (TTU) Pertamina Tanjung Awar-awar Tuban dihadang warga Desa Remen, tempat TTU berdiri, Selasa (9/10/2012).

Warga Ramen menolak adanya unjukrasa didesa mereka. Penolakan itu disampaikan kepada Kepala Desa Remen melalui petugas kepolisian yang sejak pagi mengawal aksi warga Tasikharjo.

"Warga Remen tidak menghendaki aksi digelar di desa mereka dan meminta kepada Kades untuk menyampaikan ini kepada kami," terang Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Suhartono.

Untuk menghindari gesekan antar warga yang berpotensi menimbulkan konflik akhirnya petugas terpaksa menghadang warga Tasikharjo dan melakukan lobi dengan perwakilan warga serta berjanji akan memediasi warga dengan TTU Pertamina Tuban hari ini juga.

"Jadi akan kita mediasi hari ini," tambahnya.

Diketahui, dalam unjuk rasa ini petugas mengerahkan sekitar 50 personil untuk mengamankan aksi ini. Puluhan petugas kepolisian itu dari Polsek Jenu, Polsek Bancar, Polsek Kerek, Polsek Tambakboyo, 1 unit intel, 1 Unit Reserse, Polantas dan dibantu dari kompi siaga.

Seperti diberitakan, dalam aksinya ini warga Tasikharjo menuntut dipekerjakan dalam kegiatan di TTU Pertamina Tanjung Awar-awar dan kompensasi berupa kesehatan gratis. Alasannya, warga Tasikharjo juga merasakan dampak dari kegiatan tersebut. (edp/suko)

Kredit

Bagikan