Pelajar Boncengan 3 Tabrak Tiang 1 Tewas

user
nugroho 08 Oktober 2012, 18:42 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Ditengarai tak berhati-hati motor yang dinaiki tiga pelajar menabrak tiang peringatan di pinggir jalan, di kawasan Jalan Raya Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Akibatnya seorang diantaranya, Budi (15), asal Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Tuban tewas di lokasi kejadian, Senin (8/10/2012).

Sementara dua pelajar lain, Candra (15), dan Anwar (15), yang masih tetangga Budi menderita luka berat. Keduanya kini dirawat di Puskesmas Soko, Tuban.

Informasi yang dihimpun SuaraBanyuurip.com menyebutkan, kejadian nahas itu bermula ketika ketiga pelajar yang masih satu desa itu pulang sekolah berboncengan tiga. Motor bernopol S 6780 EF itu dikemudikan Budi memboinceng dua kawannya melaju menuju desanya.

Saat memasuki Desa Rahayu, tiba-tiba motor oleng hingga menabrak tiang berisi papan peringatan bertuliskan “Hati-hati Ada Alat Berat”. Tak ayal motor pun ringsek, sedangkan tiga penumpangnya saling tumpang tindih.

“Motor berboncengan tiga melaju dari timur tiba-tiba menabrak plang bertuliskan peringatan di pinggir jalan,” kata Ari, saksi mata saat ditemui di lokasi kejadian.

Usai menabrak tiang, Budi diketahui tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Candra, dan Anwar, menderita luka serius. Mereka langsung dilarikan warga setempat bersama polisi yang datang ke lokasi setelah menerima informasi ke Puskesmas.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, korban kurang hati-hati saat mengendarai motor sehingga terjadi selip sendiri. Kemudian menabrak sebuah papan pemberitahuan bahwa ada alat berat beroperasi,” kata Kanit Laka Satuan Lantas Polres Tuban, Iptu Frihamdeni. (edp/tbu)

Kredit

Bagikan