Tak Diberi Rokok, Tukang Becak Bacok Polisi

user
nugroho 08 Oktober 2012, 09:33 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Hanya gara-gara ditegur dan tak diberi rokok, Warsidi (45), seorang tukang becak tega membacok Aiptu Suparjo dengan sebilah celurit hingga bersimbah darah, Minggu (7/10/2012). Akibat bacokan tersebut petugas kepolisian yang berdinas di Polsek Jenu, Tuban, Jatim, itu pun dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) DR. R. Koesoma untuk mendapat perwatan intensif.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian itu bermula saat Aiptu Suparjo, tengah melakukan giliran jaga di poskamling kawasan Puri, Latsari, Kecamatan Kota, Tuban. Dia yang saat itu ditemani Masripan, Ketua RT setempat, melihat Warsidi sedang melintas di kawasan perumahan sekitar pukul 12.00 wib.

Karena sudah jam malam, Aiptu Suparjo berinisiatif untuk menanyai tujuan pelaku melintas dikawasan tersebut. Pelaku yang diketahui Warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, itu pun berhenti dan malah meminta rokok kepada Suparjo.

"Ditanya tujuan, dia malah meminta rokok Pak Parjo. Karena Pak Parjo tidak merokok maka pelaku tidak diberi rokok. Tapi justru dia langsung mengamuk dan mengatakan kalau Pak Parjo pelit," ujar Masripan, ketua RT setempat yang mengaku mengetahui persis kejadian tersebut.

Entah apa yang merasuki pikirannya, tiba-tiba saja pelaku kalap. Pelaku kemudian mengancam akan membacok korban. Korban dan Masripan yang awalnya hanya menganggap bercanda kaget ketika Warsidi mengeluarkan sabit yang disimpan di becaknya.

"Kemudian pelaku langsung membacok Pak Parjo dengan membabi buta," tambahnya.

Melihat itu, Masripan kemudian berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar pun langsung berhamburan menolong korban dan mengejar pelaku yang sempat kabur menggunakan becaknya.
Saat ini, pelaku tengah diamankan di Mapolres Tuban untuk penyidikan lebih mendalam mengenai motif dari pembacokan ini. Sedang Aiptu Suparjo tengah dirawat di RSUD Dr. R Koesma untuk mendapat perawatan karena menderita belasan luka di sekujur tubuh. (edp/suko)

Kredit

Bagikan