Warga Menolak Hentikan Blokir Jalan

user
nugroho 02 Oktober 2012, 15:45 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

 

Bojonegoro - Meski telah ada titik temu paska difasilitasi Kades Gayam, Pudjiono, namun warga tetap nekad memblokir jalan hingga tuntutan dipenuhi, atau setidaknya ada kejelasan lebih lanjut dari pihak operator ladang Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL).

"Sebelum terpenuhi sementara jalan akan diblokir," kata Muhajir, didampingi warga lain di lokasi aksi pemblokiran jalan, Selasa (2/10/2012) siang.

Mereka juga sempat meminta kesepakatan hitam di atas putih. Namun, kades menegaskan kalau tuntutan tersebut sudah terakomodir dan diproses bersama sejumlah pihak berwenang. Sebab, apa yang dituntut warga sudah pernah dibahas bersama. Selain itu untuk penyelesaiannya juga tidak cukup satu dua hari.

"Semua aspirasi warga sudah saya sampaikan, tetapi soal diserap atau tidak itu bukan wewenang saya," tegas Pudjiono.

Pria yang juga Ketua Forum Lima Belas Desa ring 1 ladang Blok Cepu ini menyampaikan, soal ditutup atau tidaknya dia tidak bisa memaksa. Semuanya dikembalikan kepada warga.

"Saya juga tidak pernah menyuruh, dan tidak melarang untuk demo," kata Pudjiono.

Apalagi, lanjut dia, pihak operator juga sudah berupaya menyediakan beberapa bantuan berupa transportasi. Meski demikian, warga tetap saja bersikukuh tetap merasa dirugikan kalau jalan yang dianggap warisan nenek moyang diganti. Sebab jalan tersebut, dinilai lebih jauh sampai tiga kali lipatnya.

"Kita yang dirugikan, biasanya dekat kok jadi jauh," tutur Muhajir yang terlihat aktif. (roz/tbu)

Kredit

Bagikan