Puluhan Armada Proyek Blok Cepu Terjaring Operasi

user
nugroho 29 September 2012, 13:44 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Ririn W/Roffi

Bojonegoro-  Dinas Perhubungan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro kembali menggelar operasi kendaraan proyek disejumlah titik, Sabtu (29/9/2012). Hasilnya, 77 kendaraan terbukti melanggar karena dimensi bak muatan tidak sesuai aturan

Puluhan dump  truck yang terjaring itu adalah armada proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 dan 5 Banyuurip, Blok Cepu. Armada itu terjaring dalam operasi yang digelar di Jalan Veteran depan Terminal Rajekwesi Bojonegoro dan di simpang empat Jalan Sawungaling.

Kepala Bidang  Operasi (Kabid Ops) Dinas Perhubunga Bojonegoro, Welly Fitrama menegaskan, dump truck yang terjaring itu telah melanggar UU No.22 Tahun 2009 Tentang DLLAJ.

“Jelas ada sanksinya. Kita tilang dan nanti akan kita beri surat peringatan kepada kontraktornya,” terang Welly kepada www.suarabanyuurip.com.

Dijelaskan, operasi yang dilakukan ini dalam rangka untuk pengawasan pengendalian terhadap persyaratan teknik laik jalan terhadap kendaraan. Lain itu juga untuk meninjau demensi muatan dan mengetahui tata cara muatan guna menjaga keselamatan, ketertiban, keamanan, serta kelancaran Lalu Lintas.

"Sekaligus untuk menyadarkan masyarakat agar patuh terhadap peraturan lalu lintas," sergahnya.

Rencananya, operasi ini akan terus rutin dilaksanakan untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan. (rin/rof/suko)

Kredit

Bagikan