Tripatra Cek Air Sumur Bau Solar

user
nugroho 28 September 2012, 19:01 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – PT. Tripatra Engineers & Constructor, Kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu di dampingi perangkat desa mengecek air sumur berbau solar milik Yoto, warga  RT/RW 05/02 Desa Berabowan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (28/9/2012).

"Tadi sudah dicek tapi cuma sebentar. Mungkin sekitar 10 menitan," tutur Sarti, istri Yoto, saat ditemui www.suarabanyuurip.com dirumahnya.

Dia menceritakan, sumur tersebut telah diambil airnya guna pengecekan lebih lanjut. Air berbau solar dari sumur yang diduga akibat pengaruh adanya kegiatan proyek Blok Cepu itu diambil sebagai sampel.

"Sekalian tadi diambil contoh airnya. Ada dua botol yang dibawa untuk dicek lagi," katanya.

Menurutnya, satu botol berisi air yang masih jernih dan satunya lagi yang sudah tercemari. Sebab, kata dia, air tersebut kerap berganti.

"Kadang keluarnya jernih, kadang kotor bercampur seperi solar," ujarnya sembari kembali menunjukkan contoh air tersebut.

Dia menegaskan, hingga saat ini dia bersama keluarganya belum berani menggunakan air tersebut untuk dimanfaatkan sebagai kebutuhan sehari-hari.

"Kalau saya paksakan mandi dengan air ini, saya takut gatal-gatal lagi.Anak saya juga merasakan yang sama,"keluhnya.

Selain berharap ada perhatian dari pihak terkait, Ibu satu anak itu berupaya akan membuat sumur lagi.Hanya saja, biaya yang digunakan belum ada.

"Sebenarnya saya ingin bikin sumur lagi. Tetapi saya masih ada tanggungan untuk memperbaiki rumah," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sumur sedalam 8 meter milik Yoto diduga telah bercampur sejenis solar. Hal itu mulai diketahui Yoto dua bulan lalu. Yakni ketika lokasi Well Pad A dan B Banyuurip mulai dikerjakan Tripatra.(roz/suko).

Kredit

Bagikan