Warga Puduk Akan Dirikan Portal di Acces Road

user
nugroho 19 September 2012, 16:01 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Setelah tenda dibongkar warga Dukuh Sukorejo (Puduk), Desa Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro berencana melakukan pemasangan portal di lokasi akses road yang merupakan jalur menuju proyek Central Processing Fasility (CPF) sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu, yang berlokasi di Desa Mojodelik, Ngasem, Bojonegoro.

Pantauan dari sekitar proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip menyebutkan, rencana pemasangan portal oleh warga Puduk di akses road yang dikerjakan PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor Mobil Cepu Ltd (MCL) bukan bermasud memblokir lagi. Melainkan bentuk minta sumbangan untuk penambahan dana pembangunan mushola di Puduk.

Aksan, warga Desa Bonorejo menyatakan, rencana pemasangan portal  itu dilakukan untuk mencari dana tambahan dari kompensasi pembebasan lahan yang sudah diberikan PT  Etika Dharma Bangun Sejahtera (EDBS), mitra PT Bangkit Bangun Sarana (BBS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro kepada warga tersebut.

"Rencana pemasangan portal di tanah kas desa (TKD) tidak memblokir  akses road. Tapi, minta sumbangan untuk pembangunan mushola. Dengan nilai sumbangan antara Rp1.000-Rp2000 per mobilnya," kata Aksan, Rabu (19/9/2012).

Hanya saja, dia mengaku, rencana pemasangan portal itu belum keputusan final. Karena, masih mempertimbangkan berbagai hal. Semisal, minta persetujuan dari Pemdes Bonorejo dan musyawarah kepositifan berkaitan dengan nominal sumbangannya.

“Ini baru rencana, Mas. Belum positif dilakukan, hanya salah satu opsi dari beberapa opsi dan saya belum update lagi dengan warga," imbuh  pria yang juga tokoh masyarakat Bonorejo tersebut.

Terpisah, Kepala desa (Kades) Bonorejo, Siti Rokayah, ketika ditemui di rumahnya menyatakan, semua itu masih taraf rencana dan perlu dimusyawarahkan bersama untuk mencari keputusan yang tidak saling merasa dirugikan.

"Sesuai laporan warga Puduk, murni minta sumbangan untuk pembangunan mushola tidak ada unsur pemblokiran. Jika ada opsi lain tidak perlu pemasangan portal, kemungkinan juga tidak jadi," tegas Rokayah. (sam/tbu)

Kredit

Bagikan