Ancam Blokir Jalan Sampai Tuntutan Dipenuhi

user
nugroho 18 September 2012, 15:06 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban - Tak puas dengan hasil hearing dengan perwakilan Pertamina, warga Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, kembali menutup jalan akses masuk Terminal Transit Utama (TTU) PT Pertamina yang berlokasi di desa mereka, Selasa (18/9/2012).

Mereka mengancam akan memblokade akses utama menuju TTU Pertamina sampai tuntutan kompensasi tunai sebesar Rp500 ribu per jiwa, sebagai ganti pencemaran lingkungan dipenuhi perusahaan. Jika tidak aksi penutupan jalan akan dilakukan untuk waktu tak terbatas.

"Kita akan menutup jalan sampai ada keputusan dari Pertamina," ujar Dasih (30), salah satu tokoh pemuda yang ditemui, di lokasi aksi.

Warga menyatakan, pemblokiran jalan kembali dilakukan karena  tidak puas hasil hearing siang ini. Dalam rapat dengar pendapat di Balai Desa Tasikharjo warga hanya ditemui pihak yang sama sekali tidak berwenang mengambil keputusan.

Untuk itu, warga mengancam akan tetap memblokir jalan, dan menghadang setiap truk BBM yang melintas sampai ada kesepakatan antara warga dengan TTU Pertamina terkait tuntutan mereka.

"Kita tidak akan buka jalan, sampai TTU Pertamina mengambil keputusan dan sepakat dengan warga," ujar salah satu warga sembari kembali membentangkan spanduk.

Terpisah, Humas dari TTU Pertamina, Tuban, Solikin, menegaskan, siang ini juga dirinya akan berangkat ke Surabaya untuk menyampaikan tuntutan warga yang disampaikan saat hearing.

Dia katakan, akan mengajak pejabat Pertamina yang mempunyai wewenang pengambilan keputusan untuk menemui warga. Diupayakan langkah yang dia tempuh bisa menjawab tuntutan dari warga malam ini juga.

"Malam ini juga saya akan mengajak beberapa orang untuk menemui warga, setelah saya dari Surabaya," jawabnya saat ditemui usai Hearing. (edp/suko)

Kredit

Bagikan