MCL : Kami Tidak Bisa Beri Kompensasi Tunai

user
nugroho 17 September 2012, 13:16 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko-Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro –  Operator Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) maupun kontraktornya, PT. Triptra Engineers & Contructors, kontraktor engineering, procurement and construction (EPC) – 1 Banyuurip tidak dapat memenuhi tuntutan kompensasi yang diajukan warga Dusun Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Itu ditegaskan saat mereka melakukan perundingan dengan warga dilokasi akses road menuju well pad C Banyuurip, Senin (17/9/2012).

Andik, perwakilan MCL, dihadapan warga menyampaikan, dari 4 item tuntutan warga ada 1 tuntutan yang tidak bisa dipenuhi yakni pemberian kompensasi tunai selama proyek berlangsung. Sedangkan tiga tuntutan lainnya sudah dipenuhi yakni, penyiraman jalan secara maksimal, tidak ada penutupan sendang kelor dan jalan Dusun Templokorejo – Kaliglonggong.

"Seperti disampaikan pak Budi Karyawan dari Tripatra, menawarkan untuk penyiraman secara maksimal. juga memberikan pelayanan cek kesehatan gratis secara berkala kepada warga Temlokorejo-Kaliglonggong," kata Andik.

Sebelumnya, Budi Karyawan, Community Affairs PT. Tripatra  menawarkan, sebagai ganti kompensasi tunai akan diberikan layanan pengobatan gratis atas dampak debu yang ditimbulkan.

"Karena kalau kompensasi tunai jelas tidak bisa kami berikan," tegasnya.

Kepala Desa Gayam, Pujiono menyampaikan, dalam negoisasi ini dirinya hanya memfasilitasi apa yang diinginkan warga dengan Triptra maupun MCL.

"Saya sebagai mediator saja Mas. Intinya, terkait sendang kelor diupayakan tidak akan ditutup. Sedangkan, untuk tuntutan lainya kita kembalikan kepada MCL dan dinas terkait," kata Pujiono dihadapan warga.

Dari pantauan, karena tuntutan kompensasi belum dipenuhi, puluhan warga masih melakukan pemblokiran diakses road. Negoisasi yang berlangsung dilokasi pemblokiran itu dijaga oleh aparat Polsek Gayam, Pam Obvit dan Gabungan anggota Polsek Ngasem, Malo, Kalitidu, Purwosari dan Ngambon. (sam/roz/suko)

Kredit

Bagikan