Pemuda Ringintunggal Adukan Penduduk Gelap

user
nugroho 14 September 2012, 15:22 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Sebanyak 8 pemuda Desa Ringintunggal, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, mendatangi Camat Ngasem, Setyo Yuliono, Jum’at (14/9/2012). Mereka mengadukan Parno, seorang penduduk gelap yang pindah tempat dari Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu ke Desa Ringin Tunggal, Kecamatan Ngasem.

Pemuda Ringintunggal menilai, kepindahan Parno ke desanya hanya untuk mempermudah mengikuti pendaftaran pekerjaan sebagai security di PT. G4S. Sabab saat pembukaan pendaftaraan security G4S yang diprioritaskan adalah warga ring 1 Banyuurip, Blok Cepu, termasuk Desa Ringintunggal.

Agus Mulyono, Salah satu pemuda Desa Ringintunggal dihadapan Camat Ngasem menyampaikan, ada seorang warga asal Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu bernama Parno pindah tempat di Desa Ringintunggal agar dapat melamar Security di G4S. Namun warga Kalitidu tersebut tidak pernah sama sekali berdomisili di Desa Ringintunggal.

"Saya heran tidak pernah tinggal di Ringin tunggal kok diakui oleh desa. Bahkan, atas tunjukan Kades Ringintunggal, Parno diterima di G4S jadi Security," ungkap warga RT/RW 10/02 Desa Ringintunggal ini.
Dia jelaskan, kepindahan warga Desa Ringinrejo ke Desa Ringintunggal itu terjadi saat ada pendaftaran lowongan Security G4S Agustus 2012 silam. Dalam pendaftaraan itu tiga warga asli Desa Ringintunggal ikut melamar dan lolos administrasi.

Namun, lanjut Agus, dari tiga pemuda yang berkartu penduduk Desa Ringintunggal hanya satu yang diterima yakni Parno. Sedangkan dua pemuda yang asli Desa Ringintungal tidak diterima.

"Justru yang diterima malah (Parno) warga pindahan. Ia diterima karena pilihan langsung Kades Ringintunggal," beber Agus.

Permasalahan itu akhirnya diadukan warga Ringintunggal ke Camat Ngasem. Sebab menurut mereka, selama ini warga Ringintunggal yang menerima dampak langsung pemboran, namun yang menikmati malah orang dari luar desa.

Masak warga yang sudah merelakan lahannya digunakan untuk proyek Blok Cepu dan menerima langsung dampaknya tidak diterima, justru orang luar. Khan yo lucu," sambung Arifin yang juga pemuda Ringintunggal tersebut.

Menanggpai permasalahan tersebut, Camat Ngasem, Setyo Yuliono menyampaikan, akan melakukan kelarifikasi terkait dengan keabsahan Parno warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu yang dituduhkan pemuda telah berpindah tempat di Desa Ringintunggal tersebut.

"Saya akan cek dulu administrasinya. Baik dari desa maupun di Kantor Kecamatan. Yakni, KTP, KK dan persyaratan lainnya. Termasuk akan klarifikasi di PT G4S sebagai penerima," tegas Setyo Yuliono.

Sementara, Kepala Desa Ringintunggal, Pandil ketika dikonfirmasi via teleponya tidak diangkat dan ketika di konfirmasi melalui pesan pendek terkait hal itu hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban. (sam/suko)

Kredit

Bagikan