Cuaca Ekstrim Nelayan Nekat Melaut

user
nugroho 12 Juni 2012, 15:58 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Meski cuaca di tengah laut sangat ekstrim dengan munculnya angin kencang dan ombak besar, namun nelayan dari kanpung nelayan Kabupaten Tuban, Jatim, nekat melaut. Hal itu mereka lakukan karena dibelit kebutuhan ekonomi yang mendera keluarganya.

Nelayan yang nekat mempertaruhnya jiwanya tersebut dari sentra masyarakat nelayan di wilayah bibir pantai Kecamatan Palang, Jenu, Tambakboyo dan Kecamatan Bancar. Mereka nekat melaut sekalipun ombak besar belakangan menampar-nampak perkampungan mereka.

Pantauan SuaraBanyuurip.com, Selasa (12/06/2012), menyebut, terlihat beberapa nelayan masih menjalankan perahunya dan pergi berlayar untuk menebar jala di tengah lautan. Hal ini terpaksa mereka lakukan dengan alasan mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.

Sayangnya bahaya yang mereka hadang tidak sebanding dengan hasil tangkapan mereka. Karena biasanya saat ombak besar mereka hanya mampu menjala hasil laut sejenis kepiting saja. Akibat nelayan hanya bisa berlayar sejauh 3 mil saja. Di samping mereka harus terburu-buru pulang karena apabila siang angin di lautan akan semakin kencang.

“Melaut saat angin seperti ini memang cukup berisiko Mas, tapi mau bagaimana lagi kalau tidak melaut siapa yang kan memberi makan anak istri saya,” ujar Poniran, nelayan asal Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang.

Namun beberapa nelayan banyak yang lebih memilih diam di rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah. Selain itu para nelayan juga banyak yang mencari pekerjaan sampingan sebagai pengisi waktu luang saat menunggu cuaca membaik.

“Saya harap cuaca segera membaik Mas,” ujar Rastam (40), warga Desa Meduran,   Kecamatan Jenu, saat ditemui secara terpisah di desanya.

Angin kencang dan ombak besar beberapa akhir ini terjadi di seluruh bentangan laut utara yang ada di kawasan Tuban. Angin ini demikian menakutkan apalagi sesekali disertai hujan, meskipun saat ini harusnya memasuki musim kemarau. (tg)

Kredit

Bagikan