Dump Truk EPC 1 Kecelakaan Ringan

user
nugroho 01 Juni 2012, 11:42 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -Samian Sasongko

Dump truk pengangkut tanah urug proyek penyiapan lahan untuk proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu, mengalami kecelakaan ringan, Jum'at (01/6) sekitar pukul 10.30 wib. Satu roda dump truk bagian kanan belakang copot karena bautnya lepas. Diduga kondisi dump truk tersebut tidak layak beroperasi.

Informasi yang diperoleh dilapangan menyebutkan, kecelakaan ringan tersebut terjadi di Dukuh Dangkep, Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, tepatnya sebelah timur Gudang Bulog. Dump truk bernopol S 9518 UE yang disopiri Supriyanto itu melaju dari arah timur dan bermuatan tanah urug untuk proyek penyiapan lahan EPC 1 Banyuurip.

Namun, ketika dump truk sampai di depan Masjid Dangkep, dekat lokasi pemberhentian sementara, tiba-tiba baut ban dump truk copot sehingga roda sebelah kanan belakang lepas. Diduga, kondisi dump truk tidak layak beroperasi ditambah muatannya yang melebihi tonase.

Untung saja, pada waktu itu Supriyanto tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Sehingga dia dapat mengimbangi kendaraanya dan tidak ada korban serius dalam insiden ini.

Melihat kejadian itu, petugas flagman (manusia bendera) PT. Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor Mobil Cepu Limited (MCL) pemenang tender EPC 1 Banyuurip, yang membantu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi pemberhentian sementara langsung mengamankan dump truk tersebut.

Dua flagman menjaga di sisi barat dan timur truk ketika kenek dan sopir dump truk memasang roda . Sehingga arus transportasi di jalan raya Cepu - Bojonegoro, tepatnya di lokasi kejadian tetap berjalan lancar.

"Baut bannya copot mas. Ini sedang dibetulkan," kata salah seorang ditempat kejadian yang meminta namanya dirahasiakan.

Bukan hanya itu, sebelum insiden ini, di dekat lokasi pemberhentian sementara juga terjadi tabrakan beruntun antara dump truk pengangkut tanah urug EPC 1 Banyuurip. Namun dengan cepat dump truk yang mengalami kecalakaan langsung diungsikan untuk menghindari kemacetan.

"Iya benar, tadi ada tabrakan dump truk. Tapi sudah dibawa kebarat," ujar sumber tadi tanpa mau menyebutkan dimana dump truk itu di bawa.

Sementara itu, Community Affairs PT. Tripatra Engineers & Constructions, Budi Karyawan, mengaku belum mengetahui insiden tersebut. "Justru saya baru tahu ini," sambung Budi.

Untuk diketahui, papket pekerjaan penyiapan lahan ini dimenangi Konsorsium PT. Rajekwesi Mitra Tama (RMT) - Perusahaan Perumahan (PP). Sesuai kontrak, proyek ini akan dilakukan pengurukan sebanyak 1 juta meter kubik untuk lahan seluas 300 hektar.   (suko)

Kredit

Bagikan