LSM BBS Kecam Demo Pemuda Bojonegoro

user
nugroho 29 Mei 2012, 20:55 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro- Unjukrasa ratusan pemuda yang tergabung dalam Pemuda Bojonegoro di depan Kantor Mobil Cepu Limited (MCL), Operator Migas Blok Cepu, di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (29/5), mendapat kecaman Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bina Bangsa Sejahtera (BBS). LSM asal Desa Brabowan, Kecamatan Ngasem, ring 1 sumur minyak Banyuurip, itu menilai tulisan yang dipampang para pemuda dalam poster telah melebihi batas norma dan etika karena menggunakan bahasa yang jorok.

“Saya sangat mensayangkan mereka menggunakan bahasa-bahasa jorok dalam menyampaikan aspirasinya. Secara etika demo, itu sudah melibihi batas,” kata Supolo, Ketua LSM BBS.

Dia mengaku, tidak mempermaslahakan para pemuda melakukan unjukrasa menuntut pekerjaan kepada operator Blok Cepu. Karena itu merupakan hak manusi untuk menyampaikan pendapat baik perorang maupun kelompok. Namun, harus tetap memakai bahasa yang normatif dan sesuai etika ketimuran.

“Dalam hal ini saya tidak berpihak pada siapapun. Saya hanya ingin adik-adik itu tetap beretika dalam berunjukrasa,” tegasnya.

Pria asal Desa Brabowan, ini juga berpesan para pemuda harus betul-betul memahami dalam setiap bentuk perjuangan. Artinya, yang diperjuangkan itu masyarakat luas atau kepentingan individu.

“Saya juga pernah jadi koordinator demo warga ditahun 2009 silam, menuntut MCL memberikan kompensasi warga. Alhamdulillah semuanya terwujud dan bisa dinikmati warga desa sekitar lokasi dan bukan untuk kepentingan saya sendiri,” imbuhnya sambil mencontohkan.

Seperti diberitakan, aksi yang dilakukan pemuda Bojonegoro itu merupakan yang ke dua kali dalam sebulan ini. Sama dengan unjukrasa sebelumnya, mereka menuntut agar dipekerjakan di proyek migas Blok Cepu. (suko)

Kredit

Bagikan