Polisi Sita 56 Jirigen Kosong dari SPBU

user
nugroho 29 Mei 2012, 18:47 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro – Jajaran Polsek Kota Bojonegoro menyita 56 unit jirigen kosong yang diduga untuk membeli solar eceran di SSPBU kawasan Jalan Sawunggaling-Bojonegoro, Selasa (29/05/2012).  Langkah ini ditempuh karena ada dugaan pembelian solar secara besar-besaran untuk kepentingan industri.

Sayangnya dalam razia mendadak ini, polisi tak berhasil menangkap pelaku pembelian solar--yang menurut laporan warga—telah berlangsung beberapa hari terakhir. Mereka langsung semburat kabur meninggalkan jirigen yang saat itu masih diantrikan untuk diisi oleh petugas SPBU.

Kapolsek Kota Bojonegoro, Kompol Suroto, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar bahwa akhir-akhir ini banyak  pembeli yang menggunakan sepeda motor membeli solar dengan jumlah besar. Bahkan, sepertinya mereka saban hari ngantri untuk membeli BBM bersubsidi tersebut.

“Ketika kami cek di lapangan, mereka terlihat berhamburan kabur dan meninggalkan jirigen-jirigen yang belum terisi yang selanjtnya kita amankan,” tegas mantan Kabag Bina Mitra Polres Bojonegoro ini.

Dia jelaskan,  para pembeli ini menggunakan sepeda motor yang berasal dari wilayah Tuban dan Bojonegoro. Berdasarkan laporan setiap hari mereka antri di SPBU untuk mendapatkan solar dengan jumlah besar.

“Kami akan terus melakukan penertiban di setiap SPBU agar tidak terjadi hal yang sama, karena peristiwa ini bisa jadi dilakukan oleh pihak-pihak yang sengaja menampung atau menimbun BBM,” imbuhnya.

Kompol Suroto menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan dan penertiban di seluruh SPBU. Sesuai hasil rapat jajaran Polres Bojonegoro, sebelum adanya kenaikan harga BBM dilarang membeli lebih dari 2 jirigen.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap petugas SPBU Sawunggaling. Langkah ini ditempuh untuk mengetahui lebih lanjut identitas pemilik jirigen-jirigen tersebut. (tg)

Kredit

Bagikan